Home / Petuah Leluhur / Sahabat

Sahabat

| Penulis: Dr. Mugeni

Pagi ini, Kota Palangka Raya hujan dan dingin pun menyergap. Dalam suasana ruang yang dingin dan suara derai air hujan di luar, tiba-tiba entah kenapa saya teringat dengan beberapa sahabat yang lama tidak bersua.

Apakah Anda punya sahabat yang baik dan menyenangkan? Saya yakin siapa pun yang memiliki pergaulan pasti punya setidaknya seorang sahabat yang baik. Ya, pastilah kita berbahagia kalau mempunyai seorang atau banyak sahabat. Apalagi hubungan yang ter­jalin sudah seperti lebih dari sekadar sahabat dan sudah menjelma menjadi hubungan per­saudaraan.

Apabila hubungan persahabatan itu su­dah sedemikian erat, keberadaan mereka di tengah-tengah kita akan selalu membuat sua­sana hangat dan menyenangkan. Mereka akan selalu hadir sebagai bagian dari solusi bila kita mengalami suatu masalah.

Baca juga: Jangan Hanya Menilai Dari “Bungkusnya”

Memang sangat menyenangkan bila kita mempunyai hubungan persahabatan dengan seseorang yang selalu hadir menepati janji, selalu datang bila dikehendaki, dan juga se­lalu saling mendoakan, saling mengucapkan salam, saling mengingatkan, saling memberi nasihat, saling menolong tanpa pamrih, saling memberi hadiah untuk menyenangi, saling menutupi aib.

Seorang sahabat juga akan marah bila ada yang menjelek-jelekkan sahabatnya, senang bila melihat kita memperoleh keberuntungan, dan datang menemani bila kita dalam keadaan sakit atau berduka. Seorang sahabat tidak akan menyalahkan meski kita salah, dan kadang tidak akan membenarkan meski kita benar.

Oleh karena itulah, sebaik-baik tempat curhat adalah kepada seorang sahabat teper­caya (tentu setelah curhat ke “langit”). Tetapi, memang sulit mencari seorang sahabat. Mem­punyai seorang sahabat saja sudah merupakan aset yang sangat berharga daripada puluhan hubungan pertemanan biasa yang dibungkus oleh kepentingan sesaat.

Jangan sia-siakan seorang sahabat dan jangan pula kita sampai melupakannya.

Good morning. Selamat pagi!

***

Bionarasi

Dr. H. Mugeni, S.H., M.H. lahir pada 4 Juli 1959 adalah seorang tokoh literasi di Kalimantan Tengah, dan dahulu pernah menjadi seorang birokrat. Jabatan yang pernah ia emban salah satunya adalah sebagai Penjabat Bupati Barito Selatan pada 2016–2017.

Kini menikmati hidup yang lebih hidup di perkebunannya di Sukamara, sembari giat berliterasi. Ia ketua Komunitas Penulis Lembaga Literasi Dayak.

About Admin

Check Also

Mengelola Waktu

dokpri | Penulis: Dr. Mugeni Sampai sekarang, masih banyak orang yang tidak peduli terhadap waktunya …

Leave a Reply

Your email address will not be published.