Home / Berita / Jogja Trade EXPO 2021, DAD Jakarta Kenalkan Budaya Kalimantan

Jogja Trade EXPO 2021, DAD Jakarta Kenalkan Budaya Kalimantan

Jogja, detikborneo.com – Lewat Jogja 2001 Trade Expo Dewan Adat Dayak Jakarta (DAD) Jakarta ikuti Pameran Produk Unggulan Pariwisata dan Investasi bersamaan dengan pameran agribisnis dan pangan inovatif, Jogja 28-31 Oktober 2021.

Beberapa perwakilan kota hadir dalam event ini, Dewan Adat Dayak (DAD Jakarta ) lewat Sanggar Dayak Banyuke, DPMPT  Dinas Perdagangan dan Penindustrian Depok, Dinas perindustrian Prov D.I Yogjakarta, Dinas Penindustrian dan UKM kota Mataram Dinas Koperasi, UKM perdagangan dan Penindustrian Kabupaten Purwakarta , Kalbar Mempawah, Dinas kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Jombang dan banyak lagi lainnya.

Perwakilan DAD lewat Sanggar Dayak Banyuke saat pameran di Jogja Trande Expo 20021

Tampak antusias pengunjung dan masyarakat terlihat di beberapa stand yang promosi berbagai produknya. 

Terlihat di stand Dewan Adat Dayak Jakarta (DAD) yang melalui sanggar Dayak Banyuke menampilkan beberapa produk produk unggulan Dayak  khas Kalimantan. Berbagai produk budaya ada disini.

“ya disini kita mengenalkan Budaya kita kepada seluruh nusantara, jadi kita ini kaya akan budaya bangsa, kita harus bangga pada Indonesia” Ucap Nini Magdalena.

Tak hanya produk lokal serta karya-karya seni budaya, Sanggar Dayak Banyuke menampilan beberapa tarian. Penampilan memukau para penonton yang ada di Mall Jogja.

Pemampilan tarian dari Sanggar Dayak Banyuke membuat penonton semakin terpukau dengan lemparan Mandau dan sumpit yang di maenkan Jefray dan Petrus.

Delvin dan Zara pengunjung mahasiswi asal kerrawang ia mengaku bisa tahu dan lihat langsung bagaiamana budaya Dayak bisa tampil dan diketahui banyak orang.

“Kan ini Budaya Kalimantan atau Dayak kan jarang di ekplos, jadi lewat seperti ini banyak orang jadi tau budaya kita” ucap Delvin.(Rd)

About Admin

Check Also

Senam Sehat Bersama Dalam Acara Bazar Institut Shanti Bhuana Bengkayang

| Penulis: Betrishandi Titia Aurelly | Editor: Rima Irma Bengkayang, Detikborneo.com – Institut Shanti Bhuana, …