Home / Politik / Cornelis, Pemimpin Berpengaruh

Cornelis, Pemimpin Berpengaruh

Judul Buku: Drs. Cornelis, M.H.

Motivator & Pemimpin: R. Masri Sareb Putra, M.A.

Editor: Matius Mardani

Penerbit: Cetakan Ke-1, Tangerang, Lembaga Literasi Dayak 2021

Halaman: xxii-410 hlm,

Ukuran buku:  15 x 23 cm

ISBN: 978-623-7069-89-8

Apa yang dicari atau diharapkan dari seorang pemimpin dan apa yang bisa kita pelajari dari seorang pemimpin? Sebuah pertanyaan sederhana tapi sarat dengan makna. Pemimpin yang baik harus dapat membuktikan ucapan adalah sama dengan apa yang dia kerjakan. Dan Cornelis jawabannya. Salah satu tokoh Dayak yang memiliki pengaruh bagi masyarakat Kalimantan. Dan namanya layak bersanding diantara pemimpin besar di Indonesia maupun di dunia internasional.

Tugas pemimpin adalah menggerakkan orang-orang kepada sebuah tujuan. Pelajaran penting dari kepemimpinan yaitu dimana pada saat tujuan yang hendak dicapai kadang-kadang tidak sesuai dengan harapan maka itu adalah sebuah hal sebagai pembelajaran. Belajar membutuhkan kerendahan hati. Cara untuk membawa sebuah komunitas kepada tujuan adalah dengan menjadi pelayan.

Sebab itu kepemimpinan adalah suatu proses perjalanan yang panjang dan tidak mudah. Buku ini juga menceritakan perjalanan panjang seorang Cornelis dalam dunia kepemimpinan dimana beliau pernah menjadi camat bupati gubernur dan saat ini DPR RI.

Bagaimana membuktikan seseorang adalah pemimpin besar? Media menjadi dapat menunjukkan tolak ukur seorang pemimpin Saat ini kita bisa mencari informasi melalui media. Catatan media menunjukkan Chornelis seorang yang memiliki wibawa yang besar. kita dapat menemukan Pemikiran, ucapan maupun tindakan atau rekam jejak beliau melalui dunia digital.

Buku Cornelis, pemimpin dan motivator menunjukkan bagaimana menjadi pemimpin besar, dimulai dari hal yang sederhana. Peranan beliau dunia kepemimpinan menunjukkan menjadi pemimpin membutuhkan konsistensi harus dapat belajar dan yang lebih penting adalah menjadi pelayan.

Belajar dari orang Cornelis bahwa sebenarnya setiap kita bisa untuk menjadi pemimpin asalkan kita mau, kita setia, kita mau menjadi pelayan bagi orang-orang yang kita pimpin. Maka membaca buku ini kita akan menyingkat waktu belajar.

Barangkali kita adalah bagian dari orang-orang yang dilahirkan sebagai pemimpin. Menyadari diri mempunyai potensi menjadi pemimpin tidak akan pernah cukup menjadikan pemimpin besar. Karena untuk menjadi besar harus berproses dan dibentuk. Untuk melihat pembentukan menjadi pemimpin yang dapat menginspirasi dan memotivasi buku ini layak untuk menjadi bahan utama bacaan Anda. (Nugraheni Wahyu Lestari)

About Admin

Check Also

Paroki St. Paulus Tuguk, Medan Setelah Jalur Sungai Ditinggalkan

| Penulis: Deodatus Kolek Kamus Besar Bahasa Indonesia mengartikan paroki sebagai “daerah (kawasan) penggembalaan umat …