Home / Uncategorized / Panglima Andika Perkasa Terima Kunjungan Pengurus MADN di Mabes TNI Jakarta

Panglima Andika Perkasa Terima Kunjungan Pengurus MADN di Mabes TNI Jakarta

Poto: Jenderal Andika Perkasa dan Dr. Marthin Billa

Jakarta, detikborneo.com -Hari Kamis 30 Juni 2022 pukul 15.15 WIB, di ruang Kantor Panglima Jenderal Andika Perkasa, Ph.D diMabes TNI jalan Merdeka Barat Jakarta menerima kunjungan Marthin Billa Presiden Ke 3 Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) bersama Tokoh Dayak dan para pengurus inti MADN yang baru dilantik pada periode ini hadir juga bersama dalam rombongan.

Marthin Billa, Presiden MADN hadir bersama Cornelis, MH Dewan Pertimbangan MADN, Dr. Alue Dohong, Dr. Yovinus Dewan Pakar, Andersius Namsi, Ph.D Wakil Presiden Internal, Drs. Yakobus Kumis, MH, Sekjen, Firminus Kunum, Wakil Sekjen, Timotius Sipur, M.Th, Kepala Kantor Sekretariat MADN/Ketua 1 DAD DKI Jakarta dan Albinus Milu, M.Pd Wakil Bendahara Umum.

Sedangkan dari pihak Mabes TNI yang hadir adalah Jenderal TNI Andika Perkasa, Asisten Tritorial (Aster) Mayjen TNI Purwo Sudaryanto dan Ajudan Panglima TNI.

Adapun maksud dan tujuan dari kunjungan Marthin Billa adalah silaturahmi dan sosialisasi akan struktur pengurus organisasi Majelis Adat Dayak Nasional MADN Periode 2021-2026 dan beberapa usulan.

Dalam kesempatan yang bersejarah ini Marthin Billa Presiden MADN selaku pimpinan tertinggi organisasi/ Lembaga Masyarakat Adat Dayak yang menjadi harapan bagi masyarakat adat Dayak se-Indonesia khususnya di pulau Kalimantan perlu menyampaikan aspirasi, usulan dan harapan masyarakat Kalimantan kepada Panglima Tentara Nasional Indonesia, adapun usulannya dalam pertemuan tadi sebagai berikut:

  1. Majelis Adat Dayak Nasional beserta seluruh Jajaran Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi, Kabupaten/Kota hingga kecamatan dan desa/kelurahan siap mendukung dan bersinergi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam menjaga keamanan dan keutuhan wilayah Republik Indonesia khususnya di wilayah Pulau Kalimantan serta bersama-sama dengan TNI menjadi garda terdepan dalam mempertahankan ideologi Pancasila dan UUD 1945 dalam bingkai NKRI yang berbhineka Tunggal Ika.
  2. Karena masih sangat minimnya kader-kader suku Dayak yang memiliki kesempatan untuk menjadi anggota TNI dari jalur perwira, terutama Akmil dan Secapa Sumber Sarjana, maka sejak kemerdekaan Republik Indonesia tidak pernah ada putra-putri suku Dayak yang mencapai jenjang karir sampai ke Perwira Tinggi TNI.
  3. Kesenjangan kualitas dan fasilitas pendidikan di wilayah-wilayah pedalaman dan perbatasan Kalimantan yang mayoritas dihuni oleh suku Dayak menyebabkan beberapa pendaftar yang memiliki minat dan potensi untuk menjadi siswa Akmil gagal mewujudkan impiannya karena kalah bersaing dengan para pendaftar dari wilayah lain terutama di wilayah perkotaan. Sehingga perlu diberikan tindakan afirmatif dengan memberikan kuota/utusan khusus bagi putra-putri masyarakat Dayak agar memiliki kesempatan dan keterwakilan untuk menjadi siswa Akademi Militer serta jalur pendidikan TNI lainnya.
  4. Mengingat jumlah putra-putri dari Masyarakat Dayak masih sangat minim sebagai anggota TNI, terutama di jalur perwira, kami mohon untuk perlu kiranya memberikan kesempatan khusus (kuota khusus) kepada para Bintara Muda dari Masyarakat Dayak untuk menempuh Suslapa/Secapa/Diklapa agar ketertinggalan partisipasi masyarakat Dayak dalam institusi TNI dapat dikejar.
  5. Dalam upaya mengejar ketertinggalan partisipasi masyarakat Dayak dalam institusi TNI, perlu untuk kembali membuka kuota khusus melalui jalur pendaftaran perwira sumber sarjana agar potensi-potensi para sarjana asal dari masyarakat Dayak yang memenuhi syarat untuk menjadi anggota TNI dapat terakomodir.
  6. Bagi beberapa kader dari masyarakat Dayak yang saat ini sudah meniti karir di dinas TNI di jenjang Perwira Menengah agar dapat kiranya diberi kesempatan untuk menempuh pendidikan di Sesko Angkatan maupun Sesko TNI agar kader-kader dari Masyarakat Dayak kelak juga memiliki kesempatan yang sama untuk menduduki jabatan di level Pimpinan TNI baik menengah maupun tinggi.
  7. Terkait pemindahan Ibukota Negara Nusantara di Kalimantan Timur, kami mohon kiranya negara memberikan kemudahan dan jalur-jalur khusus bagi putra-putri dari masyarakat Dayak yang memenuhi syarat untuk dapat diterima dan bergabung dalam institusi TNI demi memperkuat ikatan Masyarakat Dayak dengan negara dalam menjaga dan mempertahankan keutuhan NKRI. Hal ini dikarenakan masih adanya kesan kurangnya partisipasi masyarakat Dayak dalam penerimaan anggota TNI yang ditandai dengan minimnya putra-putri dari masyarakat Dayak yang dapat duduk di jajaran Pimpinan/Petinggi TNI.
  8. Mengusulkan melalui Panglima TNI untuk mendirikan Sekolah Taruna Nusantara di Wilayah Kalimantan dan khususnya di Ibukota Negara Nusantara dengan memberikan prioritas kepada putra-putri masyarakat Dayak untuk menjadi siswa-siswi sebagai bagian dari upaya untuk mempersiapkan putra-putri masyarakat Dayak mengikuti seleksi menjadi anggota TNI.

Andika Prakarsa sangat berterima kasih atas kunjungan Marthin Billa dan rombongan serta berjanji dalam waktu dekat dalam masa tugasnya untuk merespon usulan.

Semua dokumen yang dibutuhkan untuk segera dilengkapi dan disampaikan ke saya, tutur Jenderal Andika.

Jenderal Andika Perkarsa tampak gagah sekali saat dikenakan baju rompi dan topi manik yang dipasangkan langsung oleh Marthin Billa. (Bajare007)

About Admin

Check Also

Jaksa Agung ST. Burhanuddin Tawarkan Marthin Billa Kerjasama Dengan Persatuan Jaksa Untuk Program Restorative Justice Dan Kawal Jaksa Nakal.

Jakarta, detikborneo.com -Gedung Bundar Kantor Jaksa Agung yang terkesan mengerikan ternyata didalam jauh berbeda, para …