31.3 C
Singkawang
More
    BerandaBeritaKebocoran Gas Terjadi di Pabrik Es di Koang Jaya Tangerang, Ribuan Warga...

    Kebocoran Gas Terjadi di Pabrik Es di Koang Jaya Tangerang, Ribuan Warga Dievakuasi

    Tangerang, detikborneocom – Kebocoran gas terjadi di pabrik es yang berlokasi di Jalan KS Tubun, Kelurahan Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Selasa 6 Februari 2024, pagi.

    Akibat nya sekitar 1.500 warga dari 3 RW sempat divekuasi ke Taman Nobar, pinggir Kali Cisadane, karena bau gas yang menyengat dan berbahaya.

    “Warga divekuasi, karena yang bahaya yang punya penyakit asma, tadi sudah ada dua orang yang kena,” katanya.

    Selain itu, sekitar 12 warga dilarikan ke rumah sakit. Lima di antaranya ke RS Hermina, Pasar Baru, Karawaci.

    “Di sana (RS Hermina) ada yang muntah darah. Ada juga dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang tapi jumahnya belum terdeteksi,” jelas Ipul.

    Petugas BPBD Kota Tangerang dikabarkan telah sudah terjun ke lokasi pabrik untuk mengatasi kebocoran gas. Namun sampai saat ini belum diketahui penyebab insiden tersebut.

    BACA JUGA :41 Orang Tahanan Tewas, Kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang

    Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang meminta warga terdampak kebocoran gas amonia pabrik es segera mendatangi posko-posko kesehatan.

    “Diimbau untuk segera datang ke posko kesehatan yang telah disediakan. Seluruh petugas, obatan-obatan dan instalasi farmasi sudah tersedia,” ujar Kepala Dinkes Kota Tangerang, Dini Anggraeni.

    Seperti diketahui, terjadi kebocoran gas pabrik es di Jalan KS Tubun, Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Selasa, 6 Februari 2024.

    BACA JUGA :Temuan Pelayanan Cetak KTP Elektronik di Kabupaten Tangerang Belum Optimal

    Lebih lanjut, Dini menuturkan, pihaknya telah mendirikan posko kesehatan di GOR Koang Jaya, serta menerjunkan petugas kesehatan yang terdiri dari Puskesmas Karawaci Baru, Puskesmas Pabuaran Tumpeng dan Puskesmas Pasar Baru.

    Dikatakan Dini, para warga yang ditangani petugas umumnya mengalami keluhan berupa sesak napa dan mata perih akibat terpapar gas kimia tersebut.

    Warga terdampak, kata Dini, juga dirujuk ke RSUD Kota Tangerang, RS Metro dan RS Hermina Tangerang untuk penanganan lebih lanjut.

    “Selain itu, IGD RS Arrahma juga telah disiapkan yang kini sudah kode yellow,” tukasnya. (Rd)

    latest articles

    explore more

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini