
Jakarta, detikborneo.com – Musyawarah Dewan Adat Dayak (MUSDAD) ke-III DAD DKI Jakarta yang digelar pada Jumat (1/5/2026) berlangsung dinamis dan penuh semangat kebersamaan. Agenda utama pemilihan Ketua Umum periode 2026–2031 menghasilkan kemenangan telak bagi Tamunan Kiting.
Dalam pemungutan suara yang berlangsung demokratis, Tamunan Kiting meraih 18 suara, unggul jauh dari pesaingnya, Lely H. Tundang yang memperoleh 6 suara. Dengan hasil tersebut, Tamunan Kiting resmi kembali memimpin DAD DKI Jakarta untuk periode kedua.
- Baca juga: Tiga Tokoh Dayak Berkompetisi Rebut Kursi Ketua Umum DAD DKI Jakarta di Musdad Ke-3 Tahun 2026
Kegiatan MUSDAD berlangsung di Aula Antiokhia GKE DKI Jakarta, Cawang, Jakarta Timur, sejak pukul 10.00 WIB hingga pukuln17.00 WIB. Acara ini menjadi momentum penting dalam memperkuat soliditas masyarakat Dayak di perantauan, khususnya di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

Ketua panitia, Albinus Mulu, S.Th., M.Pd.K., menyampaikan bahwa kegiatan ini mengusung tema “Memperkuat Pondasi, Mengkonsolidasikan Kekuatan Menyatukan Dayak untuk Masa Depan yang Sejahtera.”
- Baca juga: Lely Tundang Maju di Menit Terakhir, Ramaikan Bursa Calon Ketua DAD DKI Jakarta, Siapa Dia
“Ini adalah bentuk komitmen kita bersama untuk menjaga persatuan dan memperkuat identitas masyarakat Dayak di Jakarta,” ujarnya.
Sementara itu, Tamunan Kiting dalam sambutannya menegaskan pentingnya pelaksanaan MUSDAD sebagai amanat organisasi sesuai AD/ART. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.

“Mudah-mudahan ke depan DAD DKI Jakarta semakin dikenal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Dayak,” katanya.
Dewan Pembina DAD DKI Jakarta, Punding Baner Awan, yang juga merupakan Ketua pertama DAD DKI Jakarta, dalam sambutannya menekankan pentingnya memperkuat fondasi organisasi ke depan.
“Pondasi harus kita perkuat agar kepengurusan yang akan datang mampu membawa persatuan Dayak semakin solid,” ucapnya.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Punding Baner Awan dan turut dihadiri perwakilan Kesbangpol DKI Jakarta, Nadia Chandrawita S.I.Kom., yang berharap masyarakat Dayak dapat terus berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Piet Pagau putra Dayak Kalbar aktor film legendaris Indonesia selaku Dewan Kehormatan DAD DKI Jakarta. Selain itu, tampak pula tamu undangan Daniel Yusmic Foekh yang saat ini masih menjabat sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi bersama istrinya yang berasal Dayak Ngaju dari Palangkaraya.
Sidang MUSDAD dipimpin oleh Dr. Fetrus, S.H., M.H., CTA., C.Med., bersama: Timotius Sipur, Pren Lahang, Maria Goreti Nereng dan Hambit Maseh yang memandu jalannya proses hingga penetapan hasil pemilihan.

Kemenangan Tamunan Kiting menandai berlanjutnya kepemimpinan yang diharapkan mampu membawa DAD DKI Jakarta semakin solid, progresif, serta berperan aktif dalam menjaga nilai-nilai adat dan budaya Dayak di ibu kota serta lebih meningkatkan pengelaran Budaya Dayak di Jakarta. ( Bajare007).





