
Balikpapan, detikborneo.com – PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB), Kalimantan Timur (Kaltim), menggelar doa bersama lintas agama dan pemberian santunan untuk kelancaran operasional kilang.
Wakil Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Taufik Aditiyawarman, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, mengatakan doa bersama ini menjadi momentum penting untuk mendukung operasional KPB sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.
“Semoga seluruh unit di Kilang Pertamina Balikpapan berjalan tanpa kendala, menghasilkan produk sesuai spesifikasi, serta seluruh pekerja senantiasa diberikan perlindungan, kesehatan, dan keselamatan,” ujar Taufik dalam sambutannya.
Sebagai bentuk rasa syukur, Pertamina Patra Niaga menyalurkan santunan senilai Rp127 juta kepada 250 anak yatim, duafa, dan penyandang disabilitas di Kota Balikpapan dan Penajam Paser Utara.
Santunan diberikan kepada berbagai pondok pesantren, panti asuhan, lembaga kesejahteraan sosial anak, komunitas Kristen dan Katolik, serta organisasi penyandang disabilitas seperti Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) dan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Balikpapan.
Selain Balikpapan, program Pertamina Berkah juga dilaksanakan serentak di 8 wilayah regional dan 6 wilayah operasi kilang.
Total santunan yang disalurkan mencapai Rp1 miliar kepada kurang lebih 100 yayasan dan sekitar 4.000 penerima manfaat.
Salah satu penerima manfaat, suster Yohana MASF dari LKSA Tabita Putri, menyampaikan apresiasinya atas kepedulian Pertamina Patra Niaga.
“Bantuan ini sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan anak-anak di panti kami, mulai dari kebutuhan sehari-hari hingga pendidikan. Kami sangat bersyukur atas santunan ini,” ujarnya.
Sekretaris Panti Asuhan Nurul Iman Afif Irpan Kamil berharap operasional Kilang Pertamina Balikpapan selalu lancar, seluruh pekerja diberikan keselamatan, dan energi yang dihasilkan membawa manfaat bagi masyarakat Indonesia.




