
Jakarta, detikborneo.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta mendorong organisasi kemasyarakatan (ormas) memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan sekaligus menjaga kerukunan di Ibu Kota.
Hal itu disampaikan Kepala Kesbangpol DKI Jakarta Drs. Abdul Khalit, M.Si., Ph.D saat membuka kegiatan Pemberdayaan dan Peningkatan Peran Organisasi Kemasyarakatan dalam Pembangunan 2026 di MAIA Hotel Jakarta, Kamis (3/9/2026).
Hadir juga dalam kegiatan ini yakni Di antaranya Chandra Purwo Negoro, Direktur Organisasi Kemasyarakatan pada Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Dirjen Polpum) Kementerian Dalam Negeri RI, serta Mohammad Ihsan, Dewan Adat Majelis Kaum Betawi.

Pemberdayaan dan Peningkatan Peran Organisasi Kemasyarakatan dalam Pembangunan 2026
BACA JUGA : Ketua DPD SWI Kabupaten Tangerang Terima Surat Pengakuan Resmi dari Kesbangpol
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 100 peserta yang merupakan perwakilan organisasi kemasyarakatan, salah satu nya Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (ICDN).
Abdul Khalit mengatakan, pemerintah daerah membutuhkan kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk ormas, untuk menjalankan program pembangunan secara optimal. Menurut nya, hubungan antara pemerintah dan ormas perlu terus diperkuat melalui komunikasi dan kerja sama yang lebih intensif.
“Tidak ada yang berubah, hanya polanya yang kita kuatkan. Kita menguatkan pola hubungan, pola kerja sama, dan bersinergi dengan seluruh stakeholder yang ada,” ujar Abdul Khalit yang belum sebulan menjabat Kaban Kesbangpol DKI Jakarta.

BACA JUGA : Lasarus Soroti Nasib Peladang Lokal: Jangan Hanya Cabut Aturan Tanpa Memikirkan Solusi
Ia menyebut Jakarta memiliki sumber daya, potensi, serta kekuatan masyarakat yang besar. Potensi tersebut perlu dikonsolidasikan agar dapat memberikan manfaat bagi pembangunan daerah. Abdul Khalit menegaskan, Kesbangpol DKI akan terus mendorong kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, baik unsur pemerintah secara vertikal maupun organisasi kemasyarakatan dan forum-forum masyarakat.
“Harapannya kita menjaga kewaspadaan dan menjaga kerukunan. Dua poin itu yang harus terus kita rawat dan jaga,” kata Abdul Khalit yang sebelumnya menjabat Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi DKI Jakarta.
Menurutnya, menjaga kewaspadaan dan kerukunan menjadi semakin penting seiring dengan berbagai agenda dan dinamika pembangunan Jakarta ke depan.

Untuk memperkuat komunikasi antarelemen masyarakat, Kesbangpol DKI juga akan mendorong pelaksanaan dialog kebangsaan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat. Dialog tersebut diharapkan menjadi ruang komunikasi bersama untuk membangun kesepahaman, memperkuat persatuan, serta menjaga situasi Jakarta tetap aman dan kondusif.
“Ini kita rawat melalui dialog kebangsaan dengan berbagai unsur dan elemen yang ada,” ujar Abdul Khalit.
Ia berharap ormas dapat terus berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan sekaligus menjaga persatuan dan kerukunan masyarakat Jakarta. Sinergi pemerintah dan ormas dinilai menjadi salah satu kunci untuk mengoptimalkan berbagai potensi yang dimiliki Jakarta dalam menghadapi agenda pembangunan ke depan. (Red/Rdi)





