
Balikpapan, detikborneo.com — Di balik tembok Rutan Balikpapan yang identik dengan keterbatasan, kasih Natal tetap hadir. Aras Gereja se‑Kota Balikpapan bersama petugas Rutan resmi membentuk panitia perayaan Natal bagi 44 warga binaan yang beragama Kristen.
Pukul 15 00 WITA rapat pembentukan panitia dipimpin oleh Ev. Charles Tobing dihadiri kurang lebih 25 orang pada Sabtu (31/10/2026). Dalam rapat tersebut, Sherly terpilih menjadi Ketua Panitia. Perayaan bersama diagendakan berlangsung pada Rabu, 6 Januari 2027 dengan rangkaian ibadah dan perayaan bersama antara petugas, pelayan Tuhan serta warga binaan sedangkan kegiatan baksos akan dalam pembahasan rapat panitia berikutnya.
Sherly menyampaikan bahwa panitia mengajak seluruh rekan pelayanan, para anak Tuhan untuk mendoakan serta memberikan dukungan dana agar perayaan Natal di Rutan Balikpapan berjalan lancar dan penuh berkat. “Kami siap menyalurkan bantuan yang masuk untuk mensukseskan ibadah dan perayaan ini,” ujar Sherly.

Dani Nababan, petugas Rutan Balikpapan menyambut hangat langkah Aras Gereja tersebut. Ia berterima kasih atas kepedulian jemaat dan pelayan Tuhan sehingga warga binaan dapat merasakan kehangatan Natal meski berada di balik tembok Rutan.
“Kami sangat mengapresiasi pelayanan ini. Ini bukti bahwa kasih Kristus tidak mengenal batas tembok,” ujar Dani Nababan.
Perayaan Natal ini bukan sekadar perayaan biasa, melainkan momentum penghiburan, pemulihan harapan, dan pengingat bahwa warga binaan pun tetap menjadi objek kasih Tuhan serta perhatian jemaat. ( Lawadi )





