
Jakarta, detikborneo.com – Nama Levin Chaniago kini mulai dikenal sebagai salah satu atlet muda potensial di cabang atletik. Lahir pada 4 Desember 2008, Levin merupakan siswa kelas XII SMA Kasih Bagi Bangsa yang berhasil membuktikan bahwa konsistensi, disiplin, dan iman mampu mengubah keterbatasan menjadi prestasi.
Berkat doa Ayah Ps, Davit asal Bengkayang Kalbar, menjadi peran penting support presentasi anaknya.
Sejak hampir dua tahun terakhir, Levin Chaniago menekuni dunia atletik secara aktif. Setiap hari sepulang sekolah, ia rutin menjalani latihan atletik dengan penuh kedisiplinan. Meski belum mengambil spesialisasi cabang tertentu, Levin dikenal sebagai atlet yang tekun dan memiliki semangat juang tinggi dalam setiap proses latihan.

Motivasi awal Levin terjun ke dunia lari dan atletik berangkat dari kondisi pribadinya. Ia mengaku sebelumnya memiliki berat badan berlebih. Namun, dengan tekad kuat dan komitmen yang konsisten, Levin menjadikan olahraga sebagai jalan perubahan hidup. Proses tersebut tidak selalu mudah, penuh suka dan duka, tetapi justru membentuk mental dan karakter juang yang kuat.
“Perjalanan ini tidak saya jalani sendirian. Ada Tuhan yang selalu menyertai dan saya selalu mengandalkan-Nya dalam segala keadaan,” ungkap Levin, kepada media ini. Saat ini, Levin tercatat sebagai atlet Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) yang berada di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
Ia resmi diangkat sebagai atlet pada September 2025. Sejak itu, Levin mulai mendapatkan dukungan pembiayaan dari pemerintah, serta berbagai fasilitas penunjang prestasi seperti fisioterapi dan gym yang disediakan oleh KONI.

Dalam perjalanan kariernya, Levin telah mengikuti berbagai kejuaraan dan ajang kompetitif, di antaranya:
Kejurda PPOP Ragunan, SAC Championship, Juara 3 Christophorus Run 2025. Prestasi tersebut menjadi bukti nyata dari kerja keras dan dedikasi yang ia bangun sejak usia muda.
Ke depan, Levin Chaniago bertekad untuk terus mengembangkan kemampuannya di bidang atletik, mengharumkan nama sekolah, daerah, dan bangsa. Dengan dukungan keluarga, pelatih, pemerintah, serta iman yang kuat, Levin optimistis dapat melangkah lebih jauh di dunia olahraga prestasi. (Rudi Rehan)





