
Jakarta, detikborneo.com – Dalam pekan ini nama Dr. Ir. Aswin Usup, M.Sc., Ph.D mencuat sebagai salah satu kandidat kuat calon Menteri Kehutanan (Menhut) berkat rekam jejaknya yang panjang di bidang lingkungan hidup dan kehutanan. Putra asli Dayak Ngaju kelahiran Kuala Kurun, Kalimantan Tengah ini mendapat dukungan penuh dari Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) DKI Jakarta, Tamunan Kiting, S.E., M.M., CTM.
Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Tamunan Kiting sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi Aswin Usup dalam pengelolaan lingkungan, khususnya dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan gambut, serta pengembangan program mitigasi perubahan iklim di Indonesia.
Menurut Tamunan Kiting, Aswin Usup merupakan sosok yang tidak hanya memiliki kapasitas akademik mumpuni, tetapi juga pengalaman lapangan yang kuat serta keberpihakan nyata terhadap masyarakat adat.
“Aswin Usup adalah figur yang memahami persoalan kehutanan secara menyeluruh, dari hulu hingga hilir. Ia bukan hanya akademisi, tetapi juga praktisi yang telah teruji. Kami memberikan dukungan penuh agar beliau dapat dipercaya memimpin sektor kehutanan nasional,” tegas Tamunan Kiting.

Aswin Usup sendiri merupakan lulusan doktor (Ph.D) Ilmu Lingkungan dari Hokkaido University, Jepang, dengan spesialisasi geoekologi. Ia juga menyelesaikan pendidikan Magister Sains di universitas yang sama setelah menempuh pendidikan Sarjana Pertanian di Universitas Islam Malang.
Saat ini, Aswin Usup menjabat sebagai Lektor Kepala dan dosen tetap di Fakultas Pertanian serta Program Doktor Ilmu Lingkungan Universitas Palangka Raya. Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Palangka Raya periode 2019–2022.
Pengalaman profesionalnya sangat luas, di antaranya sebagai Kepala Pusat Pengendalian Kebakaran dan Rehabilitasi Hutan, koordinator berbagai proyek internasional seperti kerja sama dengan Jepang (JST-JICA), serta keterlibatan dalam program karbon dan restorasi ekosistem bersama lembaga internasional seperti WWF, UNDP, dan Wetlands International.
Selain itu, Aswin juga aktif dalam berbagai organisasi, termasuk sebagai Ketua DPD Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (ICDN) Kalimantan Tengah serta Ketua Regional Kalimantan Asosiasi Ahli Perubahan Iklim dan Kehutanan (APIKI).
Dalam bidang ilmiah, ia telah menghasilkan berbagai publikasi internasional bereputasi terkait kebakaran lahan gambut, perubahan iklim, dan pengelolaan ekosistem tropis. Inovasinya juga tercatat melalui Hak Kekayaan Intelektual (HKI) berupa teknologi pompa portabel tenaga surya untuk sumur bor.
Dukungan dari Ketua DAD DKI Jakarta, Tamunan Kiting, menjadi sinyal kuat bahwa masyarakat adat menginginkan hadirnya pemimpin di sektor kehutanan yang tidak hanya kompeten, tetapi juga berpihak pada pelestarian lingkungan dan perlindungan hak-hak masyarakat adat.
Dengan latar belakang akademik internasional, pengalaman teknis yang luas, serta komitmen terhadap lingkungan dan masyarakat adat, Aswin Usup dinilai sebagai figur yang layak memimpin sektor kehutanan Indonesia ke depan. ( Bajare007)





