
Jakarta, detikborneo.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) S1 Dharma Usada Institut Nalanda melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertema “TCM Sahabat Kita” di kawasan Pulogebang, Jakarta Timur, pada 4–9 Mei 2026. Melalui rangkaian seminar kesehatan dan bakti sosial (baksos) berbasis Traditional Chinese Medicine (TCM), kegiatan ini berlangsung dengan baik dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat.
Program KKN yang diikuti oleh 18 mahasiswa ini dilaksanakan di bawah bimbingan R.M. Alfian, S.Tr.Kes., S.T., S.Ud., B.Med., M.Si. selaku dosen pembimbing KKN. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ketua Panitia KKN Harriyadie bersama tim mahasiswa, di antaranya Yansone Suhendry, Delfi Vijja Paramita, Shinta Yulianingsih, Teguh Suyanto, serta rekan mahasiswa lainnya yang terlibat aktif dalam pengabdian masyarakat.

BACA JUGA : Sinergi Kesehatan Modern dan TCM Dorong Masyarakat Indonesia Hidup Lebih Sehat
Mengusung tema “TCM Sahabat Kita”, para mahasiswa berupaya memperkenalkan Traditional Chinese Medicine kepada masyarakat sebagai pendekatan kesehatan yang edukatif, preventif, dan mudah dipahami.
Selama kegiatan berlangsung, masyarakat mendapatkan berbagai layanan kesehatan, seperti pemeriksaan tekanan darah (tensi), diagnosa lidah, terapi Tuina, serta terapi Huojiu (fire cupping). Pelayanan ini dihadirkan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kesehatan masyarakat sekaligus memperkenalkan manfaat pendekatan kesehatan tradisional Tiongkok secara langsung.
Selain pelayanan kesehatan, mahasiswa juga mengadakan seminar kesehatan TCM yang membahas berbagai cara sederhana menjaga kesehatan sehari-hari. Dalam seminar tersebut, masyarakat diperkenalkan pada titik-titik akupresur untuk membantu mengatasi keluhan ringan, seperti pusing, pegal, dan gangguan pencernaan, yang dapat dipraktikkan secara mandiri di rumah.
BACA JUGA : HUT ke-3 Universitas Utpadaka Swastika, Perkuat Komitmen Menuju Technopreneur University

Kegiatan seminar turut dilengkapi dengan pelatihan sederhana pembuatan minyak aromaterapi yang disambut antusias oleh peserta. Melalui praktik tersebut, masyarakat diajak mengenal cara-cara sederhana menjaga kenyamanan dan relaksasi tubuh sebagai bagian dari pola hidup sehat.
Sepanjang kegiatan berlangsung, warga Pulogebang menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti seminar maupun pelayanan kesehatan. Kehadiran program “TCM Sahabat Kita” memberikan pengalaman baru bagi masyarakat untuk mengenal Traditional Chinese Medicine sebagai bagian dari edukasi kesehatan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN S1 Dharma Usada Institut Nalanda berharap pengenalan TCM dapat semakin dekat dengan masyarakat serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun masyarakat yang lebih sehat melalui edukasi dan pencegahan kesehatan. (Delfi/Red)




