
Tangerang, detikborneo.com – Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tangerang, Prima Saras Puspa, S.H., M.M., melakukan kunjungan ke Posko Darurat Kebakaran TPA Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Rabu (8/7/2026) siang.
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Tangerang terhadap penanganan dampak kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, sekaligus memastikan distribusi bantuan kemanusiaan berjalan dengan baik.
Dalam kesempatan itu, Prima Saras Puspa meninjau langsung aktivitas dapur umum yang melayani kebutuhan konsumsi bagi petugas dan warga terdampak. Ia juga berkoordinasi dengan relawan serta berbagai elemen masyarakat dan organisasi kemanusiaan yang menyalurkan bantuan ke posko darurat.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, relawan, organisasi sosial, dunia usaha, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan bencana serta memastikan seluruh bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran.
“Saya hanya turut membantu Bupati Kabupaten Tangerang dalam penanganan bencana kebakaran ini. Kita semuanya punya peran dan andil untuk turun serta berpartisipasi dan terlibat dalam upaya kemanusiaan dan penanggulangan bencana,” ujar Prima Saras Puspa di sela-sela kunjungannya.
Ia juga mengapresiasi tingginya kepedulian berbagai pihak yang telah berkontribusi memberikan bantuan, baik berupa logistik, makanan siap saji, maupun kebutuhan lainnya bagi masyarakat dan petugas yang berada di lokasi.
Pemerintah Kabupaten Tangerang terus mengintensifkan koordinasi lintas sektor guna memastikan seluruh kebutuhan penanganan darurat dapat terpenuhi. Selain fokus pada upaya pemadaman dan penanganan dampak kebakaran, pemerintah juga mendorong kolaborasi berbagai pihak dalam memperkuat aksi kemanusiaan selama masa tanggap darurat.
Kehadiran Plt. Kepala Kesbangpol di Posko Darurat TPA Jatiwaringin diharapkan semakin memperkuat koordinasi antarinstansi serta meningkatkan semangat gotong royong dalam membantu masyarakat yang terdampak musibah kebakaran.
(Red*/Ims)





