
Jakarta, detikborneo.com – Masyarakat bersama sejumlah tamu undangan dan komunitas dari wilayah Jabodetabek turut meramaikan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Datuk Abu yang digelar di Klenteng Lim Pak Kung, Kapuk, Jakarta Barat, Rabu, 19 Agustus 2026.
Kegiatan diawali dengan ritual adat sebagai bagian dari rangkaian penghormatan dan penghargaan terhadap sosok Datuk Abu yang selama ini dikenal sebagai seorang guru dan panutan.
Perayaan tersebut dihadiri para tamu, kerabat, serta perwakilan dari sejumlah komunitas di wilayah Jabodetabek. Mereka bersama-sama memanjatkan doa dan mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh penghormatan.
Dalam catatan sejarah yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, Datuk Abu disebut telah berusia 148 tahun. Peringatan ini juga menjadi momentum untuk mengenang jasa seorang guru yang menjadi panutan dan terus dihormati oleh Suhu Alin di Vihara Lim Pak Kung beserta keluarga dan komunitasnya.
Pihak panitia menyampaikan apresiasi kepada masyarakat sekitar yang turut mendukung dan hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran warga setempat dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga kebersamaan dan keharmonisan di lingkungan sekitar Klenteng Lim Pak Kung.
Thomas selaku pihak panitia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh tamu undangan, komunitas, kerabat, dan masyarakat yang telah hadir serta ikut memberikan doa dalam perayaan tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh tamu undangan, kerabat, komunitas, dan warga setempat yang telah hadir. Kehadiran dan doa semuanya menjadi bentuk penghormatan serta kebersamaan dalam memperingati HUT Datuk Abu,” ujar Thomas.
Perayaan HUT Datuk Abu tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Selain menjadi momentum peringatan usia Datuk Abu, kegiatan ini sekaligus menjadi kesempatan bagi para tamu dan masyarakat untuk mempererat tali silaturahmi serta mengenang nilai-nilai keteladanan dari sosok yang dihormati. (Red/Rdi)





