
Jakarta, detikborneo.com – Dua artis penyanyi Dayak Kalimantan Barat ternama, Ella Beltra dan Jacky Putirulan, kembali menghadirkan karya terbaru yang siap menyentuh hati para pecinta musik Dayak. Setelah sebelumnya sukses mempopulerkan lagu “Ahe Adanya”, kali ini keduanya secara resmi merilis single terbaru berjudul “Ngarinu’ Kao”.
KABAR TERBARU DARI DUNIA MUSIK DAYAK!
Lagu tersebut merupakan ciptaan Marvely Nustra Bellem dan dikemas dengan warna musik yang berbeda serta lebih fresh.“Ngarinu’ Kao” hadir dengan genre pop romantis bernuansa kekinian, dipadukan dengan aransemen ala Korea yang modern dan emosional. Sentuhan musikal yang lembut namun tetap powerful membuat lagu ini terasa hangat, menyentuh, sekaligus relevan dengan selera generasi masa kini.

Lagu ini mengangkat kisah tentang kerinduan, kesetiaan, dan perasaan cinta yang tulus. Harmonisasi vokal Ella Beltra dan Jacky Putirulan berpadu indah, mempertegas emosi dalam setiap lirik yang dinyanyikan. Melalui single ini, keduanya tidak hanya mempersembahkan karya musik, tetapi juga membawa warna baru dalam industri musik Dayak dengan pendekatan yang lebih global tanpa meninggalkan identitas budaya.
“Ngarinu’ Kao” dijadwalkan rilis pada Maret 2026 dan siap menemani momen romantis para pendengarnya. Masyarakat diharapkan dapat mendukung dan membagikan karya terbaik ini. Ke depannya, lagu tersebut juga akan diikutsertakan dalam berbagai perlombaan di setiap event Gawai dan bahkan ditargetkan dapat melangkah ke tingkat nasional, ungkap Marvely kepada wartawan.
Marvely melihat potensi yang dimiliki para artis Dayak sangat besar. Ia berharap karya ini dapat disambut baik oleh khalayak luas dan semakin mengangkat eksistensi musik Dayak di kancah yang lebih luas.
Marvely Nustra Bellem menyampaikan bahwa karya ini bukan sekadar lagu, tetapi bagian dari upaya mendorong musik Dayak agar semakin dikenal luas.
“Kami ingin menghadirkan musik Dayak yang tetap menjaga identitas budaya, namun dikemas dengan nuansa yang lebih modern dan bisa diterima generasi muda. Potensi artis Dayak sangat besar, tinggal bagaimana kita mengemas dan mempromosikannya secara serius,” ungkap Marvely kepada wartawan.

Ia juga menambahkan bahwa ke depan lagu ini akan diikutsertakan dalam berbagai perlombaan di setiap event Gawai, bahkan nanti ditargetkan bisa melangkah ke tingkat nasional.
“Harapan kami, ‘Ngarinu’ Kao’ bukan hanya diterima di Kalimantan Barat, tetapi juga bisa bersaing di tingkat nasional. Ini merupakan langkah kecil menuju panggung yang lebih besar bagi musik Dayak,” tambahnya.
Single “Ngarinu’ Kao” dijadwalkan rilis pada Maret 2026 dan siap menemani momen romantis para pendengarnya. Masyarakat diharapkan dapat mendukung dan membagikan karya terbaik ini sebagai bentuk dukungan terhadap kemajuan industri musik Dayak. (Rd)








