Home / Berita / SCORE Adakan Pendampingan Usaha Sayuran Organik Institut Shanti Bhuana

SCORE Adakan Pendampingan Usaha Sayuran Organik Institut Shanti Bhuana

Bengkayang, Detikborneo.com – Mahasiswa Program Studi Manajemen angkatan 2018 mengikuti training yang diadakan oleh pihak SCORE dalam rangka pembekalan pelaksanaan Kerja Praktek untuk membantu perkembangan UMKM Bengkayang, Rabu (03/12/2021).  

Pendampingan tidak hanya dosen dari Institut Shanti Bhuana (ISB) saja namun terdapat dosen lainnya dari Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) yang diwakili oleh ibu Triyana serta ILO oleh bapak Januar Rustandie dan Fasrul. Adanya keterbatasan jarak dan waktu maka workshop ini dilakukan secara daring menggunakan Zoom Meeting. SCORE (Sustaining Competitive and Responsible Enterprise) training merupakan pelatihan yang dilakukan untuk menciptakan UMKM yang lebih produktif, kompetitif, dan bersih. Bimbingan pelaksanaan dan pembinaan didasari oleh komitmen dari para pengelola UMKM khususnya di Bengkayang.

Workshop Bimbingan Kerja Praktek dariSCORE

Banyak hal menarik yang dapat dipelajari dari pendampingan ini. Adanya aktivitas yang dilakukan dalam pelaksanaan Kerja Praktek sehingga merujuk pada perkembangan dan keberhasilan program yang dilakukan, khususnya pada usaha sayuran organik Shanti Bhuana yang mengalami perubahaan baik selama program SCORE dilakukan. Mulai dari penerapan modul 5S (Sisih, Susun, Sasap, Sosoh, dan Suluh) hingga pada pertemuan rutin dilakukan bertujuan dalam pengembangan karyawan.

Berbagai motivasi dan pengenalan program yang diberikan oleh pihak SCORE dalam pendampingan guna dapat mengembangkan usaha bagi Mahasiswa/I dalam meyakinkan pengelola UMKM. Kesuksesan pendampingan ini sangat erat kaitannya dengan komitmen dari semua pemangku kepentingan. Pada Selasa (2/11/2021) Mahasiswa diminta melakukan survei lokasi UMKM yang akan didampingi. Hal ini dilakukan supaya dapat mengetahui dan memulai perubahan untuk selanjutnya. Melalui survei tempat Kerja Praktek yang dilakukan oleh Mahasiswa pada awal pertemuan bersama pengelola UMKM dan turun langsung melihat lokasi tempat usaha, Mahasiswa diminta untuk dokumentasikan keadaan usaha sebelum pendampingan usaha dimulai. Dokumentasi tersebut bertujuan untuk melihat perbandingan perubahan pada usaha sebelum dan sesudah program Kerja Praktek.

Bimbingan yang telah dilakukan oleh Kerja Praktek pada usaha sayuran organik Shanti Bhuana yaitu melakukan bimbingan untuk berbagai informasi di dalam tempat usaha, melakukan bimbingan untuk mengelola pencatatan penjualan, melakukan bimbingan dalam pemasaran sayuran dan bimbingan dalam pembagian tugas masing-masing anggota. Promosi perlu dilakukan dengan gesit pada zaman ini, dimana sebagian besar orang melakukan interaksi dan setiap informasi diperoleh dari media sosial. Promosi dapat dilakukan melalui media sosial seperti WhatsApp, Instagram, Facebook dan media lainnya. Selain itu, UMKM yang benar-benar ingin berkembang harus dapat mengelola keuangan dengan baik dan tepat, setiap rincian kebutuhan dan pengeluaran harus jelas serta tertata dengan rapi.

Penulis | Lusiani dan Rosita Mala

Editor | Rima Irma

About Admin

Check Also

Sikapi Aliran Baru Kekristenan Pewarna Gelar Diskusi Terbatas Menghadirkan Pdt. Martin L Sinaga

Sikapi Aliran Baru Kekristenan Pewarna Gelar Diskusi Terbatas Menghadirkan Pdt. Martin L Sinaga Jakarta, detikborneo.com …

Pameran Budaya Kuping Panjang Wanita Dayak Di Belanda Terlaksana Sukses, Pj Gubernur Kaltim Apresiasi Panitia

Pameran Budaya Kuping Panjang Wanita Dayak Di Belanda Terlaksana Sukses, Pj Gubernur Kaltim Apresiasi Panitia …

Menteri ATR: OIKN Segera Tuntaskan Lahan 2.086 Ha di IKN

Jakarta, detikborneo.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/ BPN) Agus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *