
Tangerang, detikborneo.com – Musyawarah Pembentukan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sekretariat Bersama Wartawan Indonesia (SWI) Kabupaten Tangerang dilaksanakan di Pendopo Ndalem, Pondok Pesantren Technopreneur As Shofa, Rajeg, Tangerang, Banten, Minggu (25/1/2026) pagi.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dewan Pembina, pengurus, serta anggota SWI, dan berlangsung dengan suasana penuh semangat kebersamaan.
Dalam sambutannya, Dewan Pembina DPD SWI Kabupaten Tangerang, KH. Nur Rohman, S.S., M.H., menegaskan bahwa insan pers harus memiliki prinsip yang kuat, menjunjung tinggi etika jurnalistik, serta berperan aktif dalam membantu dan memperjuangkan kepentingan masyarakat. Ia juga mengajak seluruh anggota SWI untuk menjalin komunikasi yang baik antaranggota demi terciptanya organisasi pers yang solid dan profesional.
BACA JUGA : Panitia MUNAS SWI 2026 Audiensi dengan Wakil Bupati Boyolali, Bahas Agenda Sosial dan Kebebasan Pers

“Wartawan harus punya prinsip yang kokoh, pemikiran yang kritis, serta bermanfaat bagi masyarakat. Wartawan merupakan penyampaian pesan kebaikan, pencerah, dan menyampaikan kebenaran walaupun terkadang pahit,” ungkap Gus Nur Rohman dalam sambutannya sebagai Dewan Pembina yang juga merupakan pengasuh dari Pondok Pesantren Technopreneur As Shofa.
Sementara itu, Karjoni, S.E., selaku Ketua DPD SWI Kabupaten Tangerang terpilih secara aklamasi menyampaikan pentingnya pemahaman terhadap tugas, fungsi, serta Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi. Menurutnya, kerja sama dan sinergi antaranggota menjadi kunci utama dalam membangun SWI yang berintegritas, profesional, dan bertanggung jawab dalam setiap pemberitaan.
“Mari kita jadikan SWI Kabupaten Tangerang ini sebagai wadah yang sesuai dengan visi yakni mewujudkan wartawan yang profesional dan sejahtera. Serta menjalankan sesuai misi dan program yang relevan dan bermanfaat,” ujar Karjoni yang juga sebagai Kabiro Media Istana Kenegaraan www.jurnalwicaksana.com.
Senada dengan hal tersebut, Dewan Pembina DPD SWI Kabupaten Tangerang, Imam Suwandi, S.Sos., M.I.Kom., menekankan pentingnya sikap saling mendukung dan sportivitas dalam menjalankan tugas-tugas pokok organisasi, guna menjaga marwah dan kredibilitas Sekber Wartawan Indonesia.
“Semuanya tergantung dari mindset kita untuk membuat SWI menjadi besar atau sebaliknya. Kita harus punya pemikiran dan keyakinan untuk menggapai harapan,” pungkas Imam Suwandi yang juga sebagai dosen Ilmu Komunikasi di Universitas Terbuka.
Rangkaian acara ditutup dengan penyerahan simbolis baju seragam SWI kepada Dewan Pembina yang diterima langsung oleh KH. Nur Rohman sebagai simbol kebersamaan dan kekompakan organisasi.
Acara musyawarah pembentukan DPD SWI Kabupaten Tangerang tersebut ditutup dengan doa bersama dan berjalan dengan aman, lancar, serta penuh kekeluargaan.
(Red*/SWI)





