
Nusantara, detikborneo.com — Ketua Umum Persekutuan Dayak Kalimantan Timur (PDKT) terpilih periode 2026–2031 di IKN pada mubes ke tujuh, Dr. Yulianus Henock Sumual, S.H., M.Si. menegaskan komitmen kepemimpinannya untuk menjaga kelestarian alam, menegakkan keadilan lingkungan, serta mengawal stabilitas dan keberlanjutan pembangunan di Kalimantan Timur, khususnya di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Dalam pernyataannya disela kegiatan hari terakhir mubes ke tujuh menanam pohon bersama Dr. Syahari Jaang dan pengurus PDKT di kawasan IKN pada minggu pagi tanggal 25 januari 2026 , Dr. Yulianus menegaskan bahwa PDKT berkomitmen kuat terhadap penghijauan kembali kawasan alam yang rusak serta perlindungan lingkungan hidup, sebagai bentuk tanggung jawab moral masyarakat Dayak dalam menjaga warisan alam bagi generasi mendatang. Menurutnya, nilai-nilai kearifan lokal Dayak mengajarkan keseimbangan hidup antara manusia dan alam.
Sebagai Senator Republik Indonesia dari Daerah Pemilihan Kalimantan Timur, Dr. Yulianus juga menyatakan akan merekomendasikan kepada Presiden Republik Indonesia agar menindak tegas perusahaan-perusahaan yang terbukti merusak lingkungan dan hutan. Penegakan hukum yang adil dan tegas dinilai penting demi melindungi hak masyarakat adat serta menjamin keberlanjutan ekosistem di Kalimantan Timur.

“Tidak boleh ada kompromi terhadap perusakan lingkungan. Negara harus hadir dan bertindak tegas demi keadilan ekologis,” tegasnya.
Lebih lanjut, Dr. Yulianus menyampaikan bahwa Persekutuan Dayak Kalimantan Timur sebagai induk organisasi Dayak di Kaltim akan menjadi motivator dan penggerak pembangunan yang berkelanjutan, sekaligus garda moral dalam melawan berbagai bentuk ketidakadilan yang merugikan masyarakat dan daerah.
- Baca juga: Mubes VII PDKT Digelar di IKN, Dayak Kaltim Siap Wujudkan SDM Unggul Menuju Indonesia Emas
Yulianus juga menegaskan kesiapan warga PDKT untuk menjalankan peran sebagai tuan rumah yang baik. Menurutnya, seluruh elemen PDKT siap menjaga persatuan dan kebersamaan, serta berkontribusi aktif dalam menciptakan situasi Kalimantan Timur dan Ibu Kota Nusantara yang aman, damai, dan kondusif.

“Kami ingin memastikan Kalimantan Timur dan IKN menjadi rumah bersama yang nyaman, aman, dan penuh kebersamaan bagi seluruh anak bangsa,” ujarnya.
Tak hanya itu, PDKT ditegaskan akan berada di garda terdepan dalam mendukung, menjaga, dan ikut berperan aktif menjadikan IKN sebagai ibu kota politik pada tahun 2028. PDKT siap bersinergi dengan pemerintah pusat, daerah, serta seluruh komponen bangsa demi menyukseskan visi besar IKN sebagai simbol persatuan dan masa depan Indonesia.
“PDKT siap mengawal IKN, bukan hanya sebagai pusat pemerintahan, tetapi sebagai simbol persatuan, keadilan, dan kemajuan bangsa,” pungkas Dr. Yulianus. (Bajare007)






