
Bengkayang, detikborneo.com – untuk mencegak masuk nya Virus Corona di Bengkayang, Hari ini Sabtu/28/03/2020 masyarakat mengadakan ritual Adat Basamsam. Bengkayang merupakan salah satu Kota berbatasan langsung dengan Negara Malaysia dan salah satu rawan akan penyebaran Covid-19 ini.

Ritual Adat ini akan diikuti oleh seluruh unsur Tokoh Adat, berbagai pihak, dari temengung Adat, Pemerintah, Tokoh Muda dan Ormas masyarakat lainnya.
Basamsam bertujuan agar mencegah Covid-19 ini tidak masuk wilayah daerah khusunya wilayah Bengkayang dan sekitarnya. Selama 2 hari kedepan seluruh akititas warga di tiadakan dan dilarang berpergian, mengingat Bengkayang merupakan Kota Kabupaten yang berbatasan langsung dengan Negara Malaysia.
Beberapa Desa juga persiapkan Ritual Adat di tempat maing-masing, masyarakat setempat juga menyambut baik langkah baik ini, di hubungi wartawan detikborneo Kepada Desa Lembang Kecamatan Sanggau Ledo Pak Asuin menyampaikan Basamsam ini guna menecagah dan menagankal Covid-19, seluruh kegiatan aktifitas masyarakat akan dibuka kembali Minggu 29/03/2020 Pukul 16.00.

Hal serupa disampai kan Kades Sango Jhon Hanta “Langkah-lankah tadi malam kami rapat bersama untuk membagi tugas masyarakat, cari perlengkapan untuk buat Adat,” Ungkap Jhon, Jadi 4 Dusun yang ada di Desa Sango ikut melaksanakan Mabangk (Bahasa Biuk) red.






