
Pontianak, detikborneo.com – Langkah besar mewujudkan gedung gereja yang layak dan permanen kini semakin nyata. Panitia Pembangunan Gedung Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Betlehem Pontianak resmi dilantik pada Minggu (31/5) kemarin. Acara sakral ini berlangsung di tempat ibadah sementara yang berupa rumah penduduk di kawasan Tanjung Hulu, Kecamatan Pontianak Timur, lokasi yang telah disewa dan digunakan jemaat untuk beribadah sejak tahun 2016 silam.
Prosesi pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Majelis Jemaat GKE Betlehem Pontianak, Pdt. Lelu B. Sintani, M.Th, di tengah ibadah Minggu, disaksikan oleh seluruh pengurus dan jemaat yang hadir. Susunan personalia panitia dibacakan oleh Sekretaris Majelis Pekerja Harian (MPHJ) GKE Betlehem, Pnt. Pontius Prihantono, SH, berdasarkan Surat Keputusan Nomor 08/MPHJ-GKE-Bet/Kep/05/2026.
Panitia yang telah dilantik memiliki komposisi lengkap dan siap bekerja. Struktur kepengurusan tersebut diisi oleh: Ketua Y. Edam Romantius, S.Pd; Wakil Ketua Kompol. Nyandang, SH; Sekretaris Calvin Christian, S.Kom; serta Bendahara Petrus Dayu, SP,M.Ak. Keempat nama ini akan didukung oleh 19 orang lainnya yang terbagi ke dalam empat bidang kerja. Guna memastikan arah pelayanan tetap benar, ditetapkan pula tim Penasehat dan Pelindung yang terdiri dari Majelis Resort GKE Pontianak, Majelis Jemaat GKE Betlehem, Pdt. Dr. Paulus Ajong, M.Th (Ketua Umum PGIW Kalimantan Barat), Andreas Lani, SH, dan Drs. Asuardi Daris, MM.

Dalam pemberitaan Firman Tuhan yang diambil dari Injil Matius 28: 16-20, Pdt. Lelu B. Sintani, M.Th mengingatkan seluruh jemaat maupun panitia yang baru dilantik mengenai tujuan utama keberadaan gereja. “Apapun yang dilakukan Gereja, pusat fokusnya haruslah pada menjadikan murid. Persekutuan, pelayanan, hingga ibadah kita, semuanya berpusat pada menjadi dan menjadikan murid,” tegasnya.
Sementara itu, mewakili Majelis Jemaat, Pnt. Pontius Prihantono dalam sambutannya memberikan pesan mendalam dan ajakan untuk bersatu. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan gedung gereja ini sangat bergantung pada dukungan seluruh warga jemaat.
“Panitia harus kita dukung penuh untuk mewujudkan pembangunan gedung gereja ini. Masa depan gereja kita ada di tangan panitia yang dilantik hari ini. Pembangunan ini dilandasi semangat dari kita, oleh kita. Jika bukan kita siapa lagi, dan jika bukan sekarang kapan lagi?” ujar Pontius dengan penuh semangat.
Ia juga melaporkan progres persiapan yang sudah berjalan cukup jauh. Tanah untuk lokasi pembangunan sebenarnya sudah dibeli sejak tahun 2021 lalu. Berbagai kelengkapan administrasi sudah terpenuhi atau sedang dalam proses penyelesaian. Dukungan warga juga sudah memenuhi syarat, diketahui umum, dan telah dilegalisir oleh Lurah setempat.
Saat ini, administrasi yang masih dalam tahap pengurusan meliputi rekomendasi dari FKUB dan Kementerian Agama Kota Pontianak. Izin Mendirikan Bangunan (IMB) atau Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) sedang diproses di Dinas PIPR dan Cipta Karya, sementara Sertifikat Hak Milik (SHM) sedang dalam proses balik nama di kantor BPN.
- Baca juga: Ivan Bandhito Angkat Film Dayak Kolosal, Target Syuting Awal 2027 Setelah Tertunda Lima Tahun
Lokasi pembangunan gedung gereja yang baru nantinya akan berdiri di Jalan Ya’M. Sabran, Gang Pentagon, Tanjung Hulu, Kecamatan Pontianak Timur. Dengan selesainya proses pelantikan ini, tugas utama panitia kini adalah mengawal dan melaksanakan pembangunan hingga terwujudnya rumah ibadah yang layak bagi jemaat GKE Betlehem Pontianak.
(Laporan: Stepanus Wiwin, Koordinator Bidang Sekretariat/ Lawadi)




