
Jakarta, detikborneo.com – Pemerintah menyiapkan program pembukaan rekening perbankan bagi sekitar 25,1 juta penduduk Indonesia yang masuk kelompok kesejahteraan desil 1 hingga desil 4. Program ini ditujukan untuk memperluas akses keuangan masyarakat berpenghasilan rendah sekaligus mendukung rencana digitalisasi penyaluran bantuan sosial (bansos).
Wacana tersebut menjadi perhatian publik setelah Hashim Djojohadikusumo, Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, menyampaikan gagasan pemberian telepon genggam atau handphone (HP) yang terhubung dengan rekening digital bagi masyarakat.
Gagasan itu disampaikan dalam forum Prasasti Indonesia Policy Forum 2026 di Jakarta pada 13 Oktober 2026. Menurut Hashim, penggunaan perangkat digital diharapkan dapat mempermudah penyaluran bantuan pemerintah secara langsung kepada penerima.
Sasar Masyarakat Desil 1 hingga 4
Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Dradjad Hari Wibowo, menjelaskan bahwa program yang telah dipersiapkan pemerintah adalah pembukaan rekening bagi masyarakat berusia di atas 17 tahun, dengan prioritas kelompok desil 1 sampai desil 4.
Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kemenko Perekonomian, Ferry Irawan, menyebut sasaran awal program pembukaan rekening tersebut diperkirakan mencapai 25,1 juta penduduk.
Pemerintah juga telah menyiapkan anggaran untuk pembukaan rekening dengan saldo awal Rp50.000. Dua bank BUMN, yakni Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI), ditugaskan mendukung pelaksanaan program tersebut.
Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang belum memiliki akses ke layanan perbankan formal.
Apakah HP Gratis Benar-benar Akan Dibagikan?
Meski gagasan pembagian HP gratis telah disampaikan ke publik, pemerintah belum menetapkannya sebagai program resmi.
Pada 14 Oktober 2026, Dradjad Hari Wibowo menyatakan bahwa mekanisme penyediaan perangkat, anggaran pengadaan HP, dan teknis pelaksanaannya masih perlu dibahas.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada 20 Oktober 2026 menegaskan bahwa pembagian HP gratis belum pernah dibahas secara resmi oleh pemerintah.
Dengan demikian, masyarakat perlu membedakan antara program pembukaan rekening yang sedang dipersiapkan dan gagasan pemberian HP gratis yang belum diputuskan.
Apa Arti Desil 1–4 bagi Masyarakat?
Desil merupakan pengelompokan tingkat kesejahteraan keluarga berdasarkan data sosial ekonomi. Desil 1 menggambarkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah, sedangkan desil 4 masih termasuk kelompok 40 persen terbawah.
Namun, masuk dalam kelompok desil 1–4 tidak otomatis menjamin seseorang memperoleh HP gratis ataupun seluruh jenis bantuan sosial. Penerima tetap mengikuti ketentuan dan proses verifikasi program masing-masing.
Masyarakat dapat memeriksa informasi status kesejahteraan melalui situs resmi Cek Bansos Kemensos.
Masyarakat Diminta Menunggu Pengumuman Resmi
Hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai jadwal pembagian HP gratis, spesifikasi perangkat, mekanisme pendaftaran, maupun kriteria penerima khusus untuk program tersebut.
Masyarakat diimbau tidak mudah percaya terhadap tautan pendaftaran HP gratis yang beredar di media sosial, terutama jika meminta pembayaran, kode OTP, atau data perbankan.
Kesimpulan: Pemerintah telah mempersiapkan pembukaan rekening bagi masyarakat desil 1–4, dengan sasaran awal sekitar 25,1 juta penduduk. Adapun pembagian HP gratis untuk mendukung penyaluran bansos masih sebatas wacana dan belum menjadi program resmi yang dapat didaftarkan masyarakat. (Red)
Sumber: ANTARA, Bisnis.com, dan Kemenko Perekonomian.





