
Kuching Sarawak, detikborneo.com – Dalam upaya memperkuat soliditas tim sekaligus meningkatkan kualitas layanan profesional, Kantor Akuntan Publik (KAP) Fridolinus Peno menggelar Auditor Gathering dan Sosialisasi Sistem Manajemen Mutu (SMM) di Kuching, Sarawak, Malaysia, pada 2–5 Juli 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh 18 auditor dari total 30 auditor yang dimiliki KAP Fridolinus Peno. Pelaksanaan gathering tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan memiliki semangat kebersamaan yang kuat.
Sementara itu, 12 auditor lainnya belum dapat mengikuti kegiatan karena masih menjalankan berbagai penugasan audit dan tanggung jawab profesional, sehingga diharapkan dapat berpartisipasi pada kegiatan serupa di masa mendatang. Selain menjadi ajang penyegaran, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antarpersonel guna membangun sinergi yang lebih baik dalam memberikan jasa profesional kepada para klien.

Kebersamaan yang terjalin diharapkan semakin memperkuat budaya kerja yang kolaboratif, profesional, serta berorientasi pada peningkatan kualitas layanan.Selama kegiatan berlangsung, para peserta memperoleh sosialisasi mengenai penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) sebagai fondasi utama dalam menjaga kualitas setiap penugasan.
Materi yang disampaikan mencakup kepatuhan terhadap standar profesi, manajemen risiko, independensi, etika profesi, hingga upaya peningkatan mutu layanan audit dan jasa asurans lainnya. Sosialisasi tersebut merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan KAP Fridolinus Peno dalam menerapkan sistem manajemen mutu secara konsisten di seluruh proses penugasan.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, rombongan auditor KAP Fridolinus Peno juga melakukan kunjungan ke Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Kuching. Selain menjadi ajang silaturahmi dengan perwakilan Pemerintah Republik Indonesia di luar negeri, kunjungan tersebut dimanfaatkan sebagai forum sosialisasi Sistem Manajemen Mutu (SMM) yang diterapkan KAP Fridolinus Peno.
Dalam kesempatan itu, disampaikan komitmen KAP Fridolinus Peno dalam menerapkan sistem manajemen mutu sesuai standar profesi akuntan publik guna menghasilkan layanan audit dan jasa profesional yang berkualitas, independen, objektif, serta mampu memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan.

Rombongan disambut hangat oleh jajaran KJRI Kuching. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dengan saling bertukar informasi mengenai peran masing-masing institusi, pentingnya tata kelola yang baik, serta penguatan budaya mutu dan profesionalisme. Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momen berkunjung ke “Rumah Indonesia” di luar negeri sebagai simbol kehadiran negara dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada warga negara Indonesia.
Pimpinan KAP Fridolinus Peno, Fridolinus Peno, mengatakan bahwa kegiatan gathering ini bukan sekadar perjalanan kebersamaan, melainkan juga menjadi sarana pembelajaran, penguatan budaya organisasi, dan implementasi nilai-nilai Sistem Manajemen Mutu dalam lingkungan kerja.
“Melalui kegiatan ini kami ingin mempererat kebersamaan seluruh auditor sekaligus memperkuat pemahaman mengenai pentingnya Sistem Manajemen Mutu sebagai budaya kerja. Kami berharap setiap personel mampu mengimplementasikan prinsip-prinsip mutu dalam setiap penugasan sehingga kepercayaan masyarakat terhadap profesi akuntan publik terus meningkat,” ujar Fridolinus Peno.

KAP Fridolinus Peno didirikan oleh Akuntan Publik Fridolinus Peno, SE., Ak., M.Ak., CA., CPA., ASEAN CPA., CFI., CGAA berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 502/KM.1/2023 tanggal 30 Oktober 2023. Sejak berdiri, KAP Fridolinus Peno berkomitmen memberikan jasa audit, jasa asurans, dan berbagai jasa profesional lainnya dengan menjunjung tinggi integritas, independensi, objektivitas, serta kualitas sesuai standar profesi yang berlaku.
Dalam menjalankan praktiknya, KAP Fridolinus Peno juga telah memperoleh berbagai izin dan registrasi yang dipersyaratkan oleh instansi terkait, termasuk registrasi pada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Koperasi Republik Indonesia, serta berbagai perizinan dan registrasi lainnya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Melalui penyelenggaraan Auditor Gathering dan Sosialisasi Sistem Manajemen Mutu ini, KAP Fridolinus Peno kembali menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan kompetensi sumber daya manusia, memperkuat budaya mutu, serta menjaga kepercayaan masyarakat melalui penyelenggaraan jasa profesional yang independen, berkualitas, dan sesuai dengan standar serta etika profesi. (Red)




