
Tangerang, detikborneo.com – Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya sekaligus memperkuat kepedulian sosial dengan menghadiri kegiatan Pentas Seni Budaya Pencak Silat Tjimande dan santunan kepada 150 anak yatim, Minggu (28/6/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) II Tjimande Tari Kolot Karuhun Banten Indonesia (TTKKBI) Kabupaten Tangerang itu berlangsung di Kampung Santri, Desa Kelebet, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang.
Acara berlangsung meriah dengan dihadiri unsur pemerintah, tokoh masyarakat, pendekar pencak silat, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat setempat. Selain menjadi ajang pelestarian warisan budaya bangsa, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyaluran santunan kepada 150 anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial TTKKBI terhadap masyarakat.

Berbagai atraksi seni budaya turut memeriahkan acara, di antaranya demonstrasi Pencak Silat Tjimande yang diperagakan para pendekar TTKKBI. Penampilan tersebut mendapat sambutan hangat dari para tamu undangan dan masyarakat yang hadir.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Kemiri Rudi Hadikarsono, S.H., S.IP., M.Si., perwakilan Bupati Tangerang yang juga Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata Kabupaten Tangerang Nurman, perwakilan Kesbangpol Kabupaten Tangerang Anwar Musadad, Kepala Desa Kelebet Jamaludin, Dewan Pembina Sekretariat Bersama Wartawan Indonesia (SWI) Abah Haji Enju, Ketua Umum DPP TTKKBI Tb. H. Arif Hidayat, Ketua DPW I TTKKBI Provinsi Banten H. Udi Nuridayat, S.H., M.H., Dewan Guru Abril, Penasehat Abuya Dais, Pembina Abah Haerudin, Johnli, Rusdy, Jay selaku Ketua Forum Silaturahmi (Forsil), serta para pengurus dan anggota TTKKBI DPW II Kabupaten Tangerang.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Kesbangpol Kabupaten Tangerang, Anwar Musadad, memberikan apresiasi atas konsistensi TTKKBI yang terus menggelar kegiatan positif dengan memadukan pelestarian budaya dan aksi sosial.
BACA JUGA : Detik-Detik Avanza Terguling Tiga Kali di Jalan Menyabo, Satu Keluarga Lolos dari Maut

“Kami mengapresiasi TTKKBI yang secara konsisten melestarikan budaya pencak silat sekaligus menunjukkan kepedulian kepada masyarakat melalui santunan anak yatim. Kegiatan seperti ini sangat positif karena mampu memperkuat persatuan, menjaga nilai-nilai budaya, serta meningkatkan solidaritas sosial di tengah masyarakat,” ujar Anwar Musadad.
Menurutnya, organisasi kemasyarakatan memiliki peran strategis dalam menjaga keharmonisan masyarakat sekaligus melestarikan budaya daerah sebagai bagian dari identitas bangsa.Ia berharap TTKKBI Kabupaten Tangerang terus berkembang dan mampu melahirkan generasi muda yang mencintai budaya lokal.
“Harapan kami, Pencak Silat Tjimande Tari Kolot Karuhun Banten Indonesia di Kabupaten Tangerang semakin maju, semakin besar, dan terus menjadi kebanggaan daerah. Semoga budaya lokal ini tetap lestari serta diwariskan kepada generasi penerus,” pungkasnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan sesi silaturahmi antara para tamu undangan, tokoh masyarakat, serta seluruh keluarga besar TTKKBI. Momentum tersebut menjadi simbol sinergi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian budaya sekaligus memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial di Kabupaten Tangerang.(Red*/Jon)



