
Jakarta, detikbkrneo.com – Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional (DPN) Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (ICDN), Dr. Ir. Willy Midel Yoseph, M.M., mengajak seluruh jajaran pengurus ICDN, mulai dari tingkat nasional, wilayah, hingga daerah, untuk aktif menyampaikan gagasan, saran, dan rekomendasi konstruktif kepada pemerintah terkait penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Pulau Kalimantan.
Ajakan tersebut ditujukan kepada seluruh pengurus DPN, DPW, dan DPD ICDN di seluruh Indonesia agar turut mengambil bagian dalam mendorong penanganan karhutla secara serius, terukur, dan berkelanjutan.
Willy Midel Yoseph menegaskan bahwa seluruh pengurus ICDN perlu memanfaatkan berbagai saluran komunikasi, baik media cetak, media elektronik, maupun media sosial, untuk menyampaikan pandangan yang berbasis data dan fakta.
Menurutnya, aspirasi dan rekomendasi tersebut perlu diarahkan kepada pemerintah pusat, khususnya Presiden Republik Indonesia beserta jajaran kementerian terkait, serta pemerintah daerah, mulai dari gubernur, bupati, wali kota, hingga DPRD.
Langkah ini diharapkan dapat mendorong perhatian yang lebih serius dan tindakan nyata dari seluruh pemangku kepentingan dalam mengatasi karhutla yang berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat.
ICDN Prihatin terhadap Dampak Kabut Asap
ICDN menyampaikan keprihatinan dan empati kepada masyarakat yang terdampak bencana karhutla, terutama warga yang harus menghadapi kabut asap dan berbagai konsekuensi yang ditimbulkannya.Dampak karhutla tidak hanya mengancam kesehatan masyarakat dan meningkatkan risiko gangguan pernapasan, tetapi juga mengganggu aktivitas perekonomian, pendidikan, serta kehidupan sosial masyarakat.
Bahkan, dampak kabut asap berpotensi meluas hingga ke wilayah lain di luar lokasi kebakaran, sehingga penanganannya membutuhkan koordinasi dan kerja sama lintas wilayah. Karena itu, ICDN mengimbau seluruh elemen masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan jajaran pemerintah, baik pusat maupun daerah, untuk memperkuat sinergi dalam upaya pemadaman api, penanganan dampak kabut asap, serta perlindungan terhadap masyarakat terdampak.
Dorong Pencegahan Karhutla Berkelanjutan
Selain penanganan darurat, ICDN menilai bahwa upaya pencegahan karhutla harus menjadi perhatian utama. Langkah pencegahan perlu dirancang secara sistematis, terencana, dan berkelanjutan agar bencana serupa tidak terus berulang setiap musim kemarau.
Upaya tersebut memerlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta pemangku kepentingan lainnya, dengan mengedepankan langkah konkret sesuai kondisi dan kebutuhan di lapangan.
Willy menekankan pentingnya peran para cendekiawan Dayak dalam memberikan kontribusi pemikiran yang solutif dan bertanggung jawab terhadap persoalan bangsa, khususnya yang berkaitan dengan keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan di Kalimantan.
Melalui ajakan tersebut, ICDN berharap seluruh jajaran organisasi dapat hadir di tengah persoalan masyarakat dengan menyampaikan gagasan, rekomendasi, dan tindakan nyata yang bermanfaat. ICDN menegaskan bahwa kepedulian terhadap bencana karhutla merupakan bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga keselamatan masyarakat, melindungi lingkungan, serta memastikan masa depan generasi mendatang.
Sumber: DPN Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (ICDN)




