Samarinda, detikborneo.com – Prof. Dr. Ndan Imang, seorang putra Dayak Kenyah kelahiran Bulungan pada 15 Juli 1964, adalah salah satu tokoh akademisi terkemuka di Indonesia, khususnya di bidang pertanian dan kehutanan. Saat ini, beliau menjabat sebagai Guru Besar di Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda dan Direktur Pascasarjana Universitas Mulawarman sejak tahun 2022.

Perjalanan Akademik
Perjalanan akademik Prof. Dr. Ndan Imang dimulai dari Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman, tempat beliau meraih gelar Sarjana (S1) pada tahun 1989 dengan bidang studi Sosial Ekonomi Pertanian. Beliau kemudian melanjutkan pendidikan ke jenjang Magister (S2) dalam bidang Ilmu Kehutanan di Universitas Mulawarman dan meraih gelar tersebut pada tahun 2003. Puncak pendidikan beliau adalah gelar Doktor (S3) dari The University of Tokyo, Jepang, dalam bidang Agricultural and Life Sciences pada tahun 2010.
Karier Akademik
Karier akademiknya dimulai sejak tahun 1990 sebagai Dosen Sosial Ekonomi di Fakultas Pertanian Unmul. Beliau kemudian dipercaya sebagai pengajar pada Program Magister Ilmu Pertanian Topika Basah di Unmul sejak tahun 2005 hingga saat ini. Selain itu, Prof. Dr. Ndan Imang juga berperan sebagai penguji dan pembimbing tesis pada Program Magister dan Doktor Ilmu Kehutanan di Unmul.

Riset dan Pengabdian Masyarakat
Prof. Dr. Ndan Imang aktif memimpin berbagai penelitian strategis di Kalimantan dan luar negeri. Beberapa kajian penting yang dipimpinnya antara lain:
Kajian Pengembangan Padi Gogo Ladang Berpindah-Menetap di Kabupaten Mahakam Ulu (2020–2021)
Kajian Teknis Penguatan Daya Saing Produk Industri Kecil dan Menengah di Kabupaten Penajam Paser Utara (2010)
Beliau juga terlibat dalam program pembangunan nasional sebagai Tim Sosekbud BAPPENAS untuk pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) sejak tahun 2019. Keahliannya dalam perencanaan strategis dan pengelolaan sumber daya alam menjadikannya salah satu tokoh kunci dalam pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Timur.
Pengakuan Internasional
Di tingkat internasional, Prof. Dr. Ndan Imang pernah menjadi Dosen Tamu di Graduate School of Agricultural and Life Sciences, The University of Tokyo, Jepang (2012), dan menyelesaikan program Post-Doctoral di Waseda University, Tokyo, Jepang (2017). Beliau juga terlibat dalam berbagai konferensi internasional, seperti Asia Park Conference di Jepang dan International Seminar on the Commons di The University of Tokyo.
Karya Ilmiah dan Publikasi
Selain aktif di bidang akademik dan riset, Prof. Dr. Ndan Imang juga produktif dalam penerbitan karya ilmiah dan buku. Beberapa karyanya yang telah diterbitkan di jurnal internasional antara lain:
Adaptation of Hunting Activities to Forest Degradation (2018)
Assessment of Daleh Swidden Agriculture as an Innovative Alternative to Conventional Swidden (2018)
Buku karyanya yang terkenal di antaranya:
Decentralization and the Life of Indigenous Kenyah Dayak in East Kalimantan (2018)
Ladang Berpindah: Kearifan Lokal Budidaya Pertanian Kalimantan Timur (2023).

Nilai Spiritual dan Motivasi
Ayat Firman Tuhan dari Matius 6:33, “Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu,” menjadi pegangan hidupnya sejak masa sekolah minggu hingga sekarang dalam mengimani ajaran Tuhan Yesus Kristus.
Kata motivasi yang selalu dipegangnya adalah:
“Kita semua akan berhenti dari pekerjaan, karier, dan jabatan, tetapi berhentilah di puncak tertinggi.”
Inspirasi bagi Generasi Muda
Dengan rekam jejak akademik, penelitian, dan pengabdian yang luar biasa, Prof. Dr. Ndan Imang menjadi panutan bagi masyarakat Dayak dan generasi muda Indonesia. Dedikasi dan kontribusinya dalam pembangunan berkelanjutan serta penguatan budaya lokal menjadikannya sosok yang dihormati dan disegani di dunia akademik dan masyarakat luas. (Lawadi)





