
Jakarta, detikborneo.com -Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN), Dr. Drs. Marthin Billa, MM, menyampaikan himbauan tegas dan bijak di tengah gelombang unjuk rasa yang terjadi di berbagai daerah. Ia mengingatkan seluruh masyarakat Dayak di Indonesia agar tetap menjunjung tinggi nilai demokrasi dengan menyampaikan aspirasi secara tertib, damai, dan sesuai aturan hukum.
“Apabila menyampaikan aspirasi, harus dilakukan dengan tertib dan tidak anarkis, sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku,” pesan Marthin Billa.
Lebih lanjut, ia menegaskan agar masyarakat tidak merusak bangunan pemerintah, fasilitas umum, pusat-pusat ekonomi, maupun rumah penduduk. Tindakan menjarah, menyebarkan fitnah, kebencian, permusuhan, hingga teror juga dilarang keras karena hanya akan merugikan bangsa sendiri.
Presiden MADN juga menginstruksikan kepada seluruh pengurus organisasi Dayak, mulai dari tingkat pusat hingga desa, agar mengendalikan situasi di wilayah masing-masing. “Pesan ini wajib disampaikan kepada seluruh masyarakat Dayak di Indonesia,” tegasnya.
Selain itu, Marthin Billa menekankan pentingnya koordinasi dengan pemerintah setempat serta aparat keamanan di setiap tingkatan untuk menjaga stabilitas dan keamanan bersama.
“Demikian himbauan ini saya sampaikan, untuk dilaksanakan sebaik-baiknya. Terima kasih,” tutup Marthin Billa dalam pernyataannya. (Bajare007)




