
Palangkaraya, detikborneo.com — Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, S.I.Kom selaku Dewan Pembina Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (ICDN), secara resmi melantik Dr. Eng. Indrawan P. Kamis, S.T., MAUMD sebagai Ketua beserta seluruh jajaran Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) ICDN Provinsi Kalimantan Tengah periode 2025–2030. Pelantikan dilaksanakan secara khidmat di Lantai V Aula Golden School, Palangkaraya pada hari sabtu, 13 Deseember 2024l5 pukul 20 00 WIB.
Pelantikan ini menandai dimulainya kepengurusan baru DPW ICDN Kalimantan Tengah, setelah sebelumnya Dr. Eng. Indrawan P. Kamis terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Wilayah II ICDN Kalteng. Acara tersebut dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, tokoh adat, akademisi, tokoh pemuda, serta perwakilan pengurus ICDN dari berbagai wilayah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran menegaskan peran strategis ICDN sebagai rumah besar para cendekiawan Dayak yang diharapkan mampu berkontribusi nyata dalam pembangunan Kalimantan Tengah. Sebagai Dewan Pembina ICDN, ia mendorong pengurus yang baru dilantik untuk memperkuat konsolidasi organisasi serta menyusun dan menjalankan program kerja yang selaras dengan agenda pembangunan daerah.
“ICDN harus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Dayak yang unggul, berdaya saing, dan berkarakter,” ujar Agustiar Sabran.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) ICDN, Dr. Willy Midel Yoseph, dalam kata sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua DPW ICDN Kalimantan Tengah beserta seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari tanggung jawab besar dalam menggerakkan peran cendekiawan Dayak bagi kemajuan daerah dan bangsa.
Dr. Willy juga secara khusus menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Gubernur Kalimantan Tengah yang telah berkenan hadir dan melantik Ketua serta Pengurus DPW dan DPD ICDN. Menurutnya, kehadiran Gubernur sebagai Dewan Pembina merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap kiprah dan peran strategis ICDN.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Kalimantan Tengah atas kesediaannya hadir langsung melantik Ketua serta Pengurus DPW dan DPD ICDN. Dukungan ini menjadi penyemangat bagi ICDN untuk bekerja lebih sungguh-sungguh,” ujar Dr. Willy Midel Yoseph.
Lebih lanjut, Dr. Willy menekankan pentingnya konsolidasi organisasi, soliditas kepengurusan, serta pelaksanaan program kerja yang terukur dan berkelanjutan, sejalan dengan tema besar ICDN, Empowering the Generation, No Dayak Left Behind.
Sementara itu, Dr. Eng. Indrawan P. Kamis dalam pernyataan perdananya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan amanah yang diberikan kepadanya untuk memimpin DPW ICDN Provinsi Kalimantan Tengah. Ia menegaskan komitmennya untuk mengarahkan ICDN Kalteng sesuai dengan visi utama ICDN, Empowering the Generation, yakni memberdayakan generasi suku bangsa Dayak agar tidak ada satu pun yang tertinggal (no Dayak left behind).
Ia menjelaskan bahwa visi strategis berikutnya adalah penguatan pendidikan dan literasi, karena hanya melalui pendidikan dan budaya literasi yang kuat suku bangsa Dayak dapat memperkokoh eksistensi, meningkatkan kualitas SDM, serta berdaya saing di berbagai bidang. Selain itu, ia menekankan pentingnya persatuan nasional, mengingat Dayak merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari bangsa Indonesia dan terus berkomitmen berkontribusi bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Lebih jauh, Dr. Indrawan menyampaikan bahwa kepengurusan DPW ICDN Kalimantan Tengah ke depan akan fokus pada penguatan konsolidasi organisasi, membangun sinergi lintas sektor, serta mendorong peran strategis para cendekiawan Dayak dalam berbagai bidang pembangunan di Kalimantan Tengah.
Pelantikan pengurus DPW ICDN Kalimantan Tengah di Aula Golden School ini menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan, memperluas jejaring intelektual, serta meneguhkan peran ICDN sebagai wadah strategis dalam mencetak dan memberdayakan cendekiawan Dayak demi kemajuan Kalimantan Tengah dan Indonesia. (Bajare007)




