
Samarinda, detikborneo.com – Setelah melalui tahapan uji kompetensi dan verifikasi administrasi yang ketat, panitia pemilihan secara resmi menetapkan Dr. Yulianus Henock Sumual sebagai Ketua Dewan Pembina dan A Vendy Meru, SH sebagai Ketua Yayasan Mulia Budi (Christian Center) Samarinda untuk masa bakti 2025–2030. Otomatis telah menggugurkan 3 kandidat lain yang ikut hadir undangan Audensi dari pembina Yayasan pada bulan maret 2025 yang lalu, diantaranya: Dr. Marthin Apui, Abraham Ingan, SH dan Andy Bintoro Cokroatmojo.

Penetapan ini menandai babak baru dalam penguatan pelayanan rohani dan sosial di lingkungan Yayasan Mulia Budi, sebuah lembaga yang telah lama dikenal aktif dalam kegiatan keagamaan dan pengabdian kepada masyarakat di Kalimantan Timur.
Sebagai bentuk dukungan, Asosiasi Pendeta Indonesia (API) DPD Provinsi Kalimantan Timur menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya kedua tokoh tersebut. Ucapan ini disampaikan langsung oleh Ketua API Kaltim, Pdt. Jantje Bulong, S.Th, bersama Pdt. Yusak Buing, S.PAK., M.Th.
“Kami percaya, dengan pengalaman dan dedikasi mereka, Yayasan Mulia Budi akan semakin maju dalam pelayanan dan menjadi berkat bagi banyak orang,” ujar Pdt. Jantje Bulong dalam pernyataannya.

Dr. Yulianus Henock Sumual, yang juga merupakan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari daerah pemilihan Provinsi Kalimantan Timur, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.
“Terima kasih atas kepercayaan ini. Saya mohon dukungan doa dari seluruh jemaat agar kami dapat menjalankan tanggung jawab pelayanan ini dengan baik dan menjadi berkat bagi masyarakat Kristiani di Samarinda serta warga Kalimantan Timur secara umum,” ungkap Dr. Yulianus.
Semoga dengan kepemimpinan baru ini, Yayasan Mulia Budi semakin kokoh dalam misinya dan mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan rohani dan sosial di Kalimantan Timur. ( Lawadi )





