
Pontianak – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menanggapi komentar netizen yang mengusulkan agar Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, “dipinjam” selama tiga bulan untuk membangun Kalimantan Barat.
Menjawab hal tersebut, Krisantus memberikan respons tegas sekaligus tantangan terbuka. Ia menyatakan siap “cium lutut” jika Dedi Mulyadi mampu membangun Kalbar hanya dengan anggaran yang dimiliki provinsi tersebut.
“Kalau beliau bisa bangun Kalbar dengan dana Rp6 triliun, saya siap cium lutut beliau,” ujar Krisantus.
Menurutnya, membandingkan kinerja pembangunan antara Jawa Barat dan Kalimantan Barat tidaklah relevan. Ia menekankan adanya perbedaan signifikan dari sisi kapasitas fiskal maupun kondisi wilayah.
Krisantus menjelaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jawa Barat mencapai sekitar Rp31 triliun, jauh lebih besar dibandingkan APBD Kalimantan Barat yang hanya berkisar Rp6 triliun lebih.
Selain itu, luas wilayah juga menjadi faktor penting.
Ia menyebutkan bahwa wilayah Kalimantan Barat jauh lebih luas dibandingkan Jawa Barat, sehingga tantangan pembangunan pun berbeda.
“Jangan disamakan. Kekuatan fiskal kita berbeda, kondisi geografis juga berbeda. Jadi tidak bisa dibandingkan begitu saja,” tegasnya.
Pernyataan ini pun menjadi perbincangan hangat di media sosial, dengan berbagai tanggapan dari masyarakat yang menyoroti perbedaan anggaran dan tantangan pembangunan antar daerah di Indonesia. (Rudi Rehan)





