
Tangerang, 31 Oktober 2025 — Suasana semarak mewarnai area Hampton Square di Serpong saat Wakil Ketua Umum Forum Dayak Kalimantan Barat (FDKJ), Paran Sakiu, M.Pd, secara resmi membuka Bazar UMKM Gawai FDKJ 2025, Jumat (31/10/2025).
Acara pembukaan turut dihadiri oleh pihak pengelola Hampton Square, Ibu Farida, beserta jajaran pengurus lainnya. Sejumlah pelaku UMKM binaan FDKJ tampak antusias menempati stand yang telah disediakan oleh pihak pengelola dan panitia penyelenggara Gawai. Beragam produk unggulan khas Kalimantan Barat dipamerkan dalam bazar ini, mulai dari kuliner tradisional, pakaian adat, hingga aksesoris khas Dayak yang menarik perhatian pengunjung.

Dalam sambutannya, Paran Sakiu menyampaikan apresiasi dan harapannya agar kegiatan ini menjadi momentum kebangkitan UMKM binaan FDKJ di wilayah Jabodetabek. “Bazar ini bukan sekadar ajang jualan, tetapi ruang silaturahmi dan promosi budaya. Kita ingin menunjukkan bahwa pelaku UMKM Dayak juga mampu bersaing secara kreatif dan profesional di tengah masyarakat luas,” ujar Paran Sakiu, M.Pd.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin banyak anak muda Dayak yang berani mengembangkan usaha lokal berbasis budaya, dengan ini Bazar UMKM secara resmi kita buka” tutup Paran.
Sementara itu, Budi, selaku panitia pelaksana Gawai FDKJ 2025, menegaskan bahwa bazar ini merupakan bagian dari upaya nyata mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di kalangan anggota FDKJ.
“Respon peserta sangat positif. Kami ingin UMKM binaan FDKJ bisa tumbuh dan berkembang melalui event seperti ini. Selain memperkenalkan produk, mereka juga belajar soal pelayanan, branding, hingga sistem pembayaran modern,” ungkap Budi.

Dalam pelaksanaannya, pengunjung dapat berbelanja dengan sistem pembayaran tunai (cash) di area selasar, sementara untuk area food service diterapkan pembayaran non-tunai (cashless) melalui QRIS. Bazar ini mengikuti jam operasional mall Hampton Square, yaitu pukul 10.00 hingga 22.00 WIB setiap harinya. Pihak pengelola Hampton Square melalui Farida menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi tersebut.
“Kami berterima kasih bisa bekerja sama dan memberikan fasilitas untuk event Gawai FDKJ ini. Harapannya, kegiatan ini memberi dampak positif bagi UMKM yang berpartisipasi serta memperkuat solidaritas dan silaturahmi diaspora Dayak di Jabodetabek,” ujar Farida.
Sementara itu, pemilik UMKM Sanggar Dayak Banyuke, yang menyediakan pakaian adat dan aksesoris khas Dayak, berharap partisipasinya dalam bazar ini dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung. “Kami ingin memperkenalkan kekayaan budaya Dayak lewat produk kami, dan semoga semakin banyak masyarakat yang tertarik dan mengenal budaya Kalimantan Barat,” ujarnya.
Kegiatan Bazar UMKM ini menjadi bagian dari rangkaian Gawai FDKJ ke-3 tahun 2025 sebagai momentum mempererat persaudaraan antarwarga Dayak di perantauan. (Rudi Rehan )





