
Palangka Raya, detikborneo.com — Menyikapi proses dan dinamika pemilihan Rektor Universitas Palangka Raya yang tengah memasuki babak final, Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (ICDN) Provinsi Kalimantan Tengah mengeluarkan seruan resmi bernama “Suara Cendekiawan Dayak”. Seruan ini lahir dari olah pikir, pertimbangan etika-moral, dan hati nurani para intelektual Dayak Kalteng demi masa depan universitas dan provinsi yang lebih baik.
Empat Poin Seruan “Suara Cendekiawan Dayak”
- Utamakan Kapabilitas, Bukan Popularitas
ICDN menyerukan agar proses pemilihan lebih mengutamakan nilai kepemimpinan, kemampuan manajerial yang merangkul semua, budaya lokal yang kuat, wawasan nasional dan berorientasi internasional, serta etika, moral, dan kesiapan fisik-spiritual dalam memajukan UPR. - Jauhi Cara-cara Tidak Mulia
Pemilihan harus dijauhkan dari upaya-upaya mendapatkan dukungan dengan cara yang bertentangan dengan marwah perguruan tinggi. Marwah Universitas Palangka Raya yang mulia harus dijunjung tinggi oleh seluruh civitas academica, bukan ternoda oleh praktik-praktik yang merusak citra akademik.
- Persatuan di Atas Segalanya
Persatuan dan kesatuan harus dikedepankan, di atas ambisi pribadi atau kelompok yang berpotensi memecah belah. “Universitas Palangka Raya adalah satu untuk semua dan semua untuk satu,” tegas ICDN. Jiwa besar, rasa hormat, dan sportivitas sangat dibutuhkan dalam menyambut pemimpin baru. - Pilih Rektor yang Cerdas, Berkualitas & Bersih
Rektor terpilih haruslah sosok yang cerdas, berkualitas, berintegritas, dan bersih — sesuai dengan semangat serta harapan seluruh suku bangsa Dayak dan masyarakat Kalimantan Tengah pada umumnya.
Menuju Putaran Final
Saat ini, proses pemilihan Rektor UPR sedang menantikan putaran final — pemungutan suara seluruh anggota Senat Universitas yang akan disertai dengan suara Menteri Pendidikan Tinggi, Riset, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, ST., M.Eng., Ph.D.
ICDN berharap seruan ini menjadi panduan moral bagi seluruh elemen yang terlibat, agar lahir pemimpin yang tidak hanya memajukan kampus, tetapi juga melahirkan generasi emas Kalimantan Tengah yang terdidik, cakap, dan berwawasan global.
“Demi kebaikan bersama, untuk masa depan Universitas Palangka Raya yang lebih baik, dan masa depan provinsi Kalimantan Tengah yang kelak akan berada di tangan generasi emas yang terdidik dan cakap.” — ICDN Kalimantan Tengah. ( Bajare007).






