Home / Sosok / 6 Harapan Pangalangok Jilah di Ultah Ke-41

6 Harapan Pangalangok Jilah di Ultah Ke-41

Detikborneo.comTepat, hari Kamis, 19 Agustus 2021, Agustinus Jilah genap berusia 41 tahun. Agustinus Jilah atau dikenal sebagai Panglima Jilah atau Pangalangok Jilah.

Agustinus adalah pemimpin besar pasukan merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng dari suku Dayak. Lahir di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat pada 19 Agustus 1980. Ia merupakan tokoh Adat Dayak.

Di usia ke-41 tahu ini, ia menyampaikan 6 (Enam) doa dan harapannya:

Pertama, semakin kuat di dalam segala hal cobaan dan rintangan yang ada dapat terlewati atau bahkan setengahnya hilang.

Kedua, istri, anak, orang tua dan keluarga sehat.

Ketiga, Dayak harus bersatu dan mampu bersaing dengan suku-suku lain.

Keempat, Adat Dayak semakin kuat dan mengakar, semakin dicintai oleh generasi muda dan masyarakat Dayak.

Kelima, anak-anak Dayak semakin banyak yang menjadi pejabat, TNI, Polri, kepala daerah bahkan menteri.

Keenam, semoga cita-cita saya membuat rumah betang terwujud, yakni di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara.

Satu hal penting yang perlu dicatat dari cita-citanya adalah mempersatukan suku Dayak se-Borneo. Bukan untuk hal lain! Namun agar Dayak maju, mampu bersaing dan tidak hilang tergerus zaman.

Semoga semua harapan dan cita-cita itu diberkati oleh Jubata Allah. Amin.

***

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Panglima_Jilah

(mx)

About Admin

Check Also

Nyelong Simon Ketua Umum LPDN Janji Akan Kirim 1000 Penari Kolosal Perempuan Dayak HUT RI Ke-78 Di IKN Saat Bertemu Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik

Nyelong Simon Ketua Umum LPDN Janji Akan Kirim 1000 Penari Kolosal Perempuan Dayak HUT RI …

Fridolinus Peno, Putra Bengkayang Satu-satunya Orang Dayak Menjadi Akuntan Publik Kalimantan Barat

Jakarta, detikborneo.com – Menjadi seorang akuntan publik mungkin suatu karier yang langka bagi kebanyakan orang. …

Surat Terbuka Untuk Presiden Joko Widodo dari Tito Fratno Ketungau Hulu Kalimantan Barat

Jakarta, detikborneo.com – Merasa infrastruktur belum di perbaiki dan terisolir, kekayaan alam yang habis di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *