
Tangerang, detikborneo.com – Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. bersama Bupati Tangerang Drs. H. Moch. Maesyal Rasyid, M.Si. meninjau langsung lokasi kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, pada Selasa (7/7/2026) pagi.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolda dan Bupati didampingi Kapolresta Tangerang Kombes Pol. Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), perwakilan kementerian terkait, serta unsur pemerintah kecamatan yang meliputi Camat Mauk, Camat Sepatan, Camat Sukadiri, Camat Rajeg, dan sejumlah kepala desa di wilayah terdampak.
Rombongan meninjau langsung titik-titik kebakaran dengan naik ke atas bukit sampah TPA guna melihat kondisi terkini serta memastikan proses pemadaman berjalan optimal. Dari lokasi tersebut, mereka menyaksikan upaya pemadaman yang dilakukan secara terpadu oleh petugas pemadam kebakaran, BPBD, Manggala Agni, serta dukungan helikopter yang melakukan operasi water bombing untuk mempercepat penanganan kobaran api.

BACA JUGA : Kebakaran TPA Jatiwaringin Meluas, Pemkab Tangerang Tetapkan Status Tanggap Darurat
Usai meninjau lokasi kebakaran, rombongan melanjutkan kunjungan ke Kantor Desa Tanjakan Mekar, Kecamatan Rajeg, yang difungsikan sebagai salah satu lokasi penampungan sementara bagi warga terdampak asap dan kebakaran TPA Jatiwaringin.
Di lokasi pengungsian, Kapolda Banten bersama Bupati Tangerang berinteraksi langsung dengan warga yang mengungsi serta petugas kesehatan yang memberikan pelayanan medis. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi masyarakat tetap terpantau dan kebutuhan dasar para pengungsi dapat terpenuhi selama masa penanganan bencana.
BACA JUGA : Pembangunan IKN Tahap II Dipacu, Pemerintah Fokus Aktivasi Kawasan dan Pemindahan ASN
Kepala Desa Tanjakan Mekar, Uti, yang juga menjabat sebagai Ketua APDESI Kecamatan Rajeg, turut mendampingi rombongan selama berada di lokasi. Ia menjelaskan kondisi warganya yang terdampak serta berbagai langkah yang telah dilakukan pemerintah desa dalam memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat.
Peninjauan ini menjadi bagian dari sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, instansi penanggulangan bencana, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mempercepat penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin sekaligus memastikan keselamatan serta kesehatan masyarakat yang terdampak tetap menjadi prioritas utama.(Red*/Ims)




