
Jakarta, detikborneo.com – Kehadiran politisi perempuan Kalimantan Tengah, Habibah, di Kantor Sekretariat DPP Partai Golkar disambut sebagai angin segar bagi penguatan peran perempuan di dunia politik nasional. Dalam kunjungannya, Habibah menyampaikan dukungan sekaligus harapan besar terhadap proses Pergantian Antar Waktu (PAW) DPR RI menempatkan figur yang tepat, teruji loyalitas dan integritas sebagai pengganti Murtadudin, yang kini dipercaya Presiden menjadi Menteri.
Habibah, yang juga menjabat sebagai Ketua UMKM dan Wakil Sekretaris Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) Kalteng, menegaskan bahwa PAW bukan sekadar mekanisme politik, tetapi momentum untuk menegaskan pentingnya sosok wakil rakyat yang memiliki loyalitas dan integritas tinggi.

“Kami berharap dan berdoa agar yang terpilih melalui PAW adalah orang yang benar-benar memiliki loyalitas dan integritas. Itulah yang utama, karena hanya dengan komitmen itu aspirasi masyarakat Kalteng dapat diperjuangkan secara konsisten dan tanpa henti,” ungkap Habibah usai pertemuan di Sekretariat DPP Golkar.
Menurutnya, kehadiran Dr. Lely di Senayan adalah harapan baru bagi masyarakat Kalimantan Tengah. Sebagai putri daerah, Lely dinilai mampu memahami persoalan yang dihadapi masyarakat di lapangan, mulai dari pembangunan infrastruktur, pemerataan pendidikan dan kesehatan, hingga perlindungan lingkungan dan masyarakat adat.
Lebih jauh, Habibah menyebut bahwa momen ini menjadi dorongan besar bagi perempuan Kalteng untuk tampil di level politik nasional. “Perempuan membawa perspektif yang inklusif dan berpihak pada keluarga serta komunitas kecil. Kehadiran Ibu Lely akan memberi warna baru dalam kebijakan nasional,” jelasnya.
Habibah pun mengajak seluruh masyarakat Kalteng untuk memberikan dukungan penuh.
“Amanah ini berat, tetapi dengan loyalitas, integritas, dan dukungan rakyat, kami percaya Ibu Lely mampu membawa suara Kalteng semakin kuat di Senayan,” pungkasnya. (Bajare007)





