Home / Uncategorized / Miris Sudah 3 Minggu Penahanan Warga Monterado Oleh Polres Bengkayang Atas Ijin Bupati

Miris Sudah 3 Minggu Penahanan Warga Monterado Oleh Polres Bengkayang Atas Ijin Bupati

Bengkayang, detikborneo.com -Senin,28 Nopember 2022 telah terjadi aksi unjuk rasa Damai oleh warga Kecamatan Monterado dan Kecamatan Capkala di Mapolres Bengkayang.

Aksi unjuk rasa damai ini dengan tuntutan agar pihak polres segera melepas 18 warga yang ditahan 3 minggu atas tuduhan dugan pencurian dan terbakarnya Mess dan Kantor PT. Jo Perdana Agri Technologi di Desa Serindu.

Pokok penyebab sebenarnya pihak warga yang tergabung di Koperasi Sejago Kamaruk Dirik tidak setuju adanya addendum kontrak baru tanpa disosialisasikan dari hutang 73 juta perhektar menjadi 164 juta perhektar dan kontrak lahan kebun dari 30 tahun naik menjadi 60 tahun padahal kontrak baru berjalan kurang lebih 5 tahun.

Edi AK Timanggong/Katua Adat Dayak Desa Serindu sangat kecewa atas pernyataan Sebastian Darwis Bupati Bengkayang menyampaikan dimedia menyetujui untuk penahanan warga alasan menjaga investasi tapi tidak memperjuangkan hak Ulayat masyarakat adat yang dirampas pihak Perusahaan Kotor, ucapnya

Atas kasus ini warga akan unjuk rasa susulan lagi di Kantor Bupati dan cabut pernyataan Bupati yang menjaga investasi tapi mengorbankan kelangsungan hidup anggota warganya, ini contoh pemimpin tidak bertanggung jawab dan hanya bisa membela yang bayar dan sangat miris, ujar Edi AK

Kami tidak alergi akan investasi dikampung kami tapi hargai juga hak kami dan masyarakat yang kerja disana sudah 10 tahun masih karyawan lepas dan tidak ada BPJS ketenagakerjaan apa itu yang nama perusahaan bagus, jelas itu perusahaan kotor, ucapnya tegas.

Tiong Kepala Desa Serindu menyampaikan akan tinjau ulang pembuatan kantor Perusahaan di wilayahnya karena selama berdiri selalu ribut dengan warga sekitar dan tidak ada kontribusi ke kas Desa, warga minta sumbangan natal saja hanya dikasih ada yang 200ribu saja sangat miris dan boro-boro mau memberikan paket hari raya untuk warga sekitar dan karyawannya, ucapnya.

Kepada warga yang tanahnya dijarah dan hilang tidak ada pembagian hasil sampai sekarang silahkan melaporkan dan bawa dokumen lengkap ke kantor desa, tutup Tiong.

Billy Naning Sibo Koordinator Lapangan saat aksi unjuk rasa mengucapkan terima kasih kepada awak media dan berbagai pihak yang telah meliput saat aksi didepan kantor Mapolres Bengkayang dan tuntutan kita jika tidak didengar akan aksi lebih besar lagi di Kantor Bupati dan Kantor Polres Bengkayang, Tutupnya.(Bajare007).

About Admin

Check Also

Penutupan Tempat Ibadah GKPS Purwakarta Dikarenakan Tak Berijin

Purwakarta, detikborneo,com -Penutupan tempat ibadah jelang tahun politik makin masiv setelah terjadi di Lampung, Lumajang …

Keren Alue Dohong Akan Memfasilitasi Anggota TBBR Menjadi Bagian Penjaga Hutan Di Kementerian LHK

Toho Kab Mempawah, detikborneo.com – Peringatan Hari Ulang Tahun Keramat Patih Patinggi yang dilaksanakan dari …

Dua Maestro Dayak, Bidang Musik Sape Dan Gitar Memeriahkan Hari Musik Nasional 2023 Di Jakarta

Poto: Fery Sape, Lawadi Nusah (Sekum DAD DKI Jakarta) Dan Eet Sjahranie Jakarta, detikborneo.com -Hari …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *