
Bandung, detikborneo.com – Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga-lembaga Injili Indonesia (PGLII) akan menggelar Konferensi Penginjil Nasional 2026 pada 11–13 Februari 2026 di Hotel Grand Pasundan, Bandung. Kegiatan nasional ini mengusung tema “Api Injil yang Tak Pernah Padam”, sebagai seruan untuk menyalakan kembali semangat penginjilan di tengah tantangan zaman.
Konferensi ini dirancang sebagai ruang pemulihan rohani sekaligus pembekalan strategis bagi para penginjil, misionaris, pendeta, pemimpin gereja, sinode, serta lembaga pengutus misi dari berbagai daerah di Indonesia. Selain ibadah dan penguatan iman, peserta juga akan dibekali strategi praktis agar pelayanan penginjilan tetap relevan dan berkelanjutan.

Ketua Umum Panitia Konferensi, Viddy Meidy, mengatakan kegiatan ini menargetkan sekitar 300 peserta dari lintas wilayah dan denominasi. Menurutnya, Konferensi Penginjil Nasional 2026 bukan sekadar pertemuan rutin, tetapi momentum menyatukan visi dan jaringan pelayanan Injil secara nasional.
“Tema Api Injil yang Tak Pernah Padam menegaskan bahwa panggilan memberitakan Injil harus terus menyala, apa pun tantangan zaman. Melalui konferensi ini, kami ingin peserta dipulihkan, diperlengkapi, dan kembali diutus dengan visi yang jelas,” ujar Viddy.
Baca juga: Sambut Natal dan Tahun Baru 2026, Banyuke Family Gelar Bakti Sosial di Citra Maja Lebak
Sejumlah pembicara nasional dijadwalkan hadir, di antaranya Pdt Ronny Mandang, Pdt Bambang Widjaja, Pdt Tommy Lengkong, Pdt Rubun Adi Abraham, Pdt Noh Ruku, Prof. Irwan Widjaja, Pdt Bagus Surjantoro, Pdt Y. Wiryohadi, serta Veronika Colondam, dan pembicara lainnya.

Selain penguatan rohani, konferensi ini juga menekankan pembekalan keterampilan praktis, termasuk entrepreneurship, agar para penginjil memiliki ketahanan pelayanan secara mandiri. Peserta diharapkan pulang dengan nilai-nilai encouragement, restoration, inspiration, equipping, momentum, mobilization, dan commitment dalam pelayanan masing-masing.
Sementara itu, Ketua Umum PGLII, Pdt Tommy Lengkong, menegaskan bahwa Konferensi Penginjil Nasional 2026 merupakan panggilan bersama untuk menghidupkan kembali semangat misi secara kolektif.
Baca juga: Lawadi Nusah Resmi Pimpin Pewarna Indonesia PD Kaltim: Siap Layani Tuhan Lewat Jurnalisme
“Ini bukan sekadar konferensi, tetapi panggilan untuk kembali ke ladang pelayanan dengan api Injil yang terus menyala,” tegasnya.
Pendaftaran peserta dibuka melalui sistem QRIS. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi panitia melalui WhatsApp Ibu Libri di nomor 0819-1000-8851. Panitia juga menyediakan tarif early bird, paket tanpa menginap, serta penawaran khusus bagi Penginjil Mandiri dan Mahasiswa Tingkat Akhir Sekolah Tinggi Teologi. (Sumber: infokom PGLII/ Lawadi).






