
Jakarta, detikborneo.com – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Senin 18 Mei 2026, masih berada dalam tekanan.
Berdasarkan data kurs referensi dan proyeksi pasar, dolar AS diperdagangkan di kisaran Rp17.500 hingga Rp17.660 per dolar AS.Data Kurs Transaksi Bank Indonesia menunjukkan nilai USD berada di kisaran Rp17.492 untuk kurs jual dan Rp17.317 untuk kurs beli.
Sementara data JISDOR Bank Indonesia sebelumnya mencatat rupiah berada di level Rp17.496 per dolar AS.Analis pasar menilai pelemahan rupiah dipengaruhi oleh penguatan indeks dolar AS serta meningkatnya tensi geopolitik global, khususnya di kawasan Timur Tengah.
BACA JUGA : MK Tolak Gugatan UU IKN, OIKN Pastikan Pembangunan Betap Berjalan
Kondisi tersebut membuat investor cenderung memilih aset safe haven seperti dolar AS. Selain faktor eksternal, pasar juga menunggu sejumlah data ekonomi Amerika Serikat yang dinilai dapat memengaruhi arah suku bunga The Fed.
Jika dolar terus menguat, tekanan terhadap rupiah diperkirakan masih berlanjut dalam jangka pendek. Bank Indonesia sebelumnya menegaskan akan terus melakukan intervensi di pasar valuta asing guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah agar tidak mengalami volatilitas berlebihan. (Red)





