
Pontianak, detikborneo.com – Perayaan Natal Pandeta Penginjil Dayak Kalimantan Barat (P3DKB) yang digelar pada Senin, 12 Januari 2025, di Ballroom Hotel Garuda Pontianak, berlangsung khidmat, meriah, dan penuh sukacita. Natal ini menjadi momentum pewartaan kabar kelahiran Yesus Kristus sekaligus ajang silaturahmi lintas gereja dan tokoh Dayak.
Firman Tuhan dalam ibadah Natal disampaikan oleh Rev. Timithy J. Laurance, pendeta Dayak Iban asal Kuching, Sarawak, yang mengajak umat untuk terus hidup dalam kasih, persatuan, dan pengharapan di tengah keberagaman pelayanan.

Nuansa perayaan Natal semakin semarak dengan ornamen dan pernak-pernik Natal yang dipadukan dengan atribut budaya Dayak, menciptakan suasana khas yang sarat nilai iman dan kearifan lokal. Berbagai tari-tarian Dayak turut ditampilkan, disusul dengan lantunan lagu-lagu Natal yang dibawakan oleh artis-artis Dayak, sehingga menambah kemeriahan dan kekhidmatan perayaan.
Baca juga: Ketua DPW Perindo Kalbar Yulius Aho Ucapkan Selamat kepada Kombes Pol Damianus Dedy Susanto
Pada perayaan Natal P3DKB tahun ini, panitia juga menyerahkan Dayak Award sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan kontribusi tokoh-tokoh Dayak yang telah berjasa besar bagi persatuan dan kemajuan masyarakat Dayak. Penghargaan tersebut diberikan kepada:
- Tiga Perumus Motto “Adil Ka’ Talino”: RA Rachmad Sahudin, Bahudin Kay, dan M. Ikot Rinding
- AR. Mecer, pendiri Credit Union (CU) pertama Pancur Kasih
- Pencipta Mars Dayak “Palaunsoeka”
Penghargaan tersebut diterima oleh putra-putri masing-masing tokoh dan diserahkan secara Pembina P3DKB Kartius,SH,M.Si, Ketua P3DKB Pdt.Filemon Adi Sukardi,M.Pd dan Ketua Panitia Natal P3DKB 2025, Arya Tanjungpura, S.Sos.

Ketua P3DKB Kalimantan Barat, Pdt. Filemon Sukardi, M.Th, dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran para tokoh Dayak, pendeta, serta masyarakat Kristiani dari berbagai latar belakang gereja.
“Ini merupakan Natal ketiga yang kami selenggarakan di Kota Pontianak. Natal P3DKB menjadi ajang silaturahmi bagi para hamba Tuhan dan umat Kristiani dari berbagai denominasi, yang mungkin karena kesibukan pelayanan sudah lama tidak bertemu,” ujarnya.
Sementara itu, Ev. Martinus Beltra, SE,M.Si Ketua Harian DPW Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (ICDN) Provinsi Kalimantan Barat, menyampaikan rasa terima kasih dan kebanggaannya atas terselenggaranya Natal Dayak tersebut.

“Natal Dayak ini bukan hanya perayaan iman, tetapi juga momentum penting untuk memberikan apresiasi kepada tokoh-tokoh Dayak yang telah berjuang bagi persatuan dan kemajuan suku bangsa Dayak, khususnya di Kalimantan Barat dan seluruh penjuru Pulau Kalimantan,” tuturnya.
Perayaan Natal Persekutuan Pendeta dan Penginjil Dayak Kalimantan Barat (P3DKB) 2025 pun ditutup dengan suasana penuh kekeluargaan, meneguhkan semangat kebersamaan, iman, serta komitmen membangun masyarakat Dayak yang berkarakter, beriman, dan berdaya saing. (Bajare007/MBeltra).






