Home / Petuah Leluhur / Agar Bernasib Mujur

Agar Bernasib Mujur

Penulis | Drs. Herys Maliki

Nenek moyang zaman baheula, terutama orang Dayak. Sangat memercayai tanda-tanda. Oleh sebab itu, manusia yang hidup dan sarat dengan simbol disebut “homo symbollicus”.

Dalam khasanah filsafat kebudayaan, Mircea Eliade dikenal sebagai salah seorang pakar yang menjelaskan makna terdalam dan hubungan simbol dengan manusia.

Dalam masyarakat modern pun. Kepercayaan akan simbol itu masih lekat dengan kuat. Arie Wibowo, pencipta lagu populer “Madu dan Racun”, misalnya. Menyatakan bahwa, “Madu di tangan kananmu. Racun di tangan kirimu.” Ini bukti bahwa yang disimbolkan “kanan” itu baik, sedangkan kiri adalah sebaliknya.

Di kalangan orang Dayak juga demikian. Ketika Anda hendak meninggalkan rumah untuk berbagai keperluan. Bagaimana agar menemui peruntungan, kemujuran, dan nasib baik?

1. Sebelum keluar rumah, tarik napas panjang terlebih dahulu.

2. Diam sejenak.

3. Pastikan ayunan langkah pertama Anda dengan langkah kanan.

Percaya atau tidak. Dengan mengawali kanan sebagai langkah pertama. Maka di luar sana nanti. Niscaya Anda akan mendapat “madu”. Alias menemukan kemujuran.

***

About Admin

Check Also

Petikan ‘Sape’ Mei-mei di Bipang Ambawang PIK 2, Alunan Musik Tradisional di Tengah Modernisasi

Jakarta, detikborneo – Musik Sape saat ini banyak di minati kalangan anak muda, bukan saja …

Penuhi Panggilan DAD Jakarta, Rustono ‘Dewa Datuk’ Beri Klarifikasi dan Minta Maaf kepada Masyarat Dayak

Jakarta, detikborneo.com – Perkumpulan ‘Dewa Datuk’ yang di ketuai Rustono penuhi panggilan Dewan Adat Dayak …

Kota Pontianak Resmi Selenggarakan Naik Naik Dango Pertama Kalinya

Pontianak, detikborneo com – Acara Naik Dango untuk yang pertama kalinya di Kota Pontianak resmi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *