
Jakarta, detikborneo.com – Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (DPW ICDN) DKI Jakarta menggelar rapat perdana setelah resmi dilantik. Rapat tersebut dilaksanakan secara hybrid (luring dan daring) dan diikuti oleh seluruh jajaran pengurus, Sabtu (7/2/2026).
Ketua DPW ICDN DKI Jakarta, Benny Matriksa dalam arahannya menegaskan bahwa sebagai organisasi cendekiawan, ICDN harus siap tampil dan berkontribusi di ruang publik, termasuk menjadi narasumber dalam berbagai isu strategis.
“Sebagai cendekiawan, kita harus siap menjadi narasumber dan memberi pandangan yang berbasis data dan kajian,” ujar Benny. Ia menyampaikan, jumlah pengurus DPW ICDN DKI Jakarta saat ini mencapai 56 orang, yang berasal dari berbagai latar belakang dan mewakili wilayah lima provinsi di Pulau Jawa serta dua provinsi di Papua.
BACA JUGA : Pelantikan DPW ICDN DKI Jakarta Periode 2026–2031, Dorong Pemberdayaan Generasi Dayak
Dalam rapat tersebut juga dibahas pentingnya penyusunan database anggota ICDN Jakarta sebagai basis data organisasi yang terintegrasi dan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan internal maupun eksternal. Selain itu, DPW ICDN DKI Jakarta merencanakan audiensi dengan Gubernur DKI Jakarta yang akan dilaksanakan pada akhir bulan Februari bersamaan dengan rapat kerja direncanakan berlangsung di Aula Perpustakaan Daerah, Gedung Ismail Marzuki (TIM), Jakarta.
Rapat perdana ini juga menjadi forum awal untuk membahas rencana program kerja DPW ICDN Jakarta, yang dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan seperti:
Kajian ilmiah, Evaluasi kegiatan, baik di tingkat Kalimantan maupun nasional,Riset dan pengembangan kebijakan, Terkait pembiayaan organisasi, DPW ICDN DKI Jakarta menyepakati beberapa sumber pendanaan, antara lain:
Iuran anggota, dukungan dari Dewan Pimpinan Nasional (DPN), Donasi personal maupun lembaga, Sponsor.
Dengan rapat perdana ini, DPW ICDN DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk segera bergerak aktif, menyusun program strategis, dan berperan nyata sebagai wadah cendekiawan Dayak di ibu kota. (Rudi/Rehan)





