Home / Berita / Ikan Topahas dari Sungai Uud Danum

Ikan Topahas dari Sungai Uud Danum

| Penulis: Lisa Mardani

Beberapa hari yang lalu, keluarga di daerah Uud Danum baru saja mendapat ikan yang lumayan besar.

Terlihat dari rekaman video, ikan tersebut masuk ke dalam perangkap ikan warga yang dibuat secara tradisional berbentuk kandang, dari bahan tali nilon.

Pada masa kecil, saya menyebutnya ikan monster atau ikan hantu pemangsa manusia. Sebab ikan ini sangat agresif dan beberapa kali nyaris menggigit dan menyambar waktu saya mandi dan berenang di sungai.

Orang Uud Danum/Dayak Dohoi menyebutnya “Ocin Topahas” (ikan Topahas). Dalam bahasa Melayu di sebut ikan Tapah.

Pada saat tertentu, ikan Topahas ini cukup mengganggu kenyamanan kami anak-anak pedalaman, saat berenang di sungai. Syukurnya ikan ini tidak datang setiap saat ke tempat permandian kami. Mungkin ikannya kebetulan lewat saja atau sedang jalan-jalan.

Ikan Topahas merupakan salah satu jenis ikan raksasa yang ada di perairan air tawar daerah Uud Danum. Ciri tertentu dari ikan Topahas adalah memiliki kumis di samping kiri dan kanan. Sekilas terlihat mirip dengan ikan lele. Namun ukurannya sungguh jauh berbeda. Ukuran ikan Topahas bisa mencapai 90 kg dan panjangnya lebih dari satu meter.

Habitat ikan Topahas ada di air tawar, sungai yang berarus deras dan banyak riam. Contohnya di daerah Uud Danum, Kecamatan Ambalau, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

Dulu, ikan Topahas sering di temukan di sepanjang sungai Molahui, sungai Momaluh, sungai Jongonoi, sungai Kopingoi, Sabon, hingga ke Pahangan daerah pedalaman Uud Danum. Sungai tersebut merupakan sungai-sungai besar yang menjadi urat nadi dan jalur transportasi masyarakat Uud Danum.

Kendati demikian, ikan ini tidak mudah untuk ditemukan. Tapi sering terlihat pergerakannya saat menyambar ikan-ikan di sungai. Jaman dulu, perahu sampan warga pun bisa jadi sasaran amarahnya jika ia gagal menangkap mangsanya.

Ikan Topahas lebih suka tinggal di air keruh dan di dasar sungai yang dalam. Ikan ini pandai bersembunyi, sehingga sulit untuk ditemukan.

Jenis ikan Topahas yang warnanya kehitaman membuat keberadaannya sulit terdeteksi. Apalagi tinggalnya di dasar sungai yang kedalamannya saja puluhan meter.

Ikan Topahas adalah jenis ikan pemakan daging (karnivora). Bentuk giginya sangat tajam dan bisa mengoyak apa saja yang ditemukan. Ikan ini suka menyantap hewan lain yang lebih kecil darinya. Biasanya ikan ini lebih suka berburu ikan kecil dan udang di dasar sungai yang banyak di tumpukan daun.

Giginya yang tajam dan kuat dapat menggigit dan mengunyah mangsanya dengan cepat. Ciri-ciri ikan Topahas ada yang berwarna gelap kehitaman, berwarna abu-abu, coklat, dan albino.

Hewan predator ini jika dilihat sekilas, mirip seperti ikan lele. Berkumis, tapi memiliki gigi yang tajam sehingga terlihat menakutkan.

***

Bionarasi

Lisa Mardani, S.Pd.K., dilahirkan di Kepingoi, Kalimantan Barat pada 11 Oktober 1986. Seorang perempuan dari suku Dayak Uud Danum. Sejak tahun 2021 aktif menulis feature tentang suku Dayak Uud Danum.

About Admin

Check Also

Idul Adha 1445 H, Prabowo Salat di Dekat Kediamannya

Jakarta, detikborneo.com – Menteri Pertahanan (Menhan) RI sekaligus Presiden Terpilih Prabowo Subianto menunaikan ibadah salat Idul …

Presiden Jokowi diagendakan Shalat Idul Adha di Semarang

Jakarta (ANTARA) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) diagendakan beribadah Shalat Idul Adha 1445 Hijriah di …

Kementerian PUPR Percepat Penyelesaian SPAM Sepaku Untuk Air Minum IKN

Jakarta, detikborneo.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mempercepat penyelesaian Sistem Penyediaan Air …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *