
Jakarta, detikborneo.com — Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) semakin menunjukkan progres signifikan. Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono, mengumumkan bahwa 50 investor swasta resmi menandatangani perjanjian kerja sama, dengan total nilai investasi mencapai Rp 66 triliun.
“Direct investment yang dilakukan oleh swasta melalui sektor pendidikan, komersial, perbankan, pergudangan, hunian, dan residensial berjumlah total Rp 66 triliun,” ujar Basuki dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR, Jakarta, Selasa (25/11/2025).
Selain investasi langsung sektor swasta, Basuki menyampaikan bahwa pembangunan IKN juga mendapat dukungan besar dari skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Tercatat 17 calon pemrakarsa dengan total estimasi investasi Rp 156,73 triliun.
Rinciannya:
- Hunian (KPBU): 2 pemrakarsa, senilai Rp 5,63 triliun,
- Fasilitas umum & komersial: 9 calon pemrakarsa, total Rp 58,68 triliun,
- Jalan dan Multi Utility Tunnel (MUT): 6 calon pemrakarsa, total Rp 94,42 triliun.
Total investasi non-APBN yang mengalir ke IKN kini mencapai lebih dari Rp 222 triliun.
- Sektor Pendidikan dan Kesehatan
Beberapa institusi telah memulai pembangunan:
- Universitas Gunadarma menyelesaikan pembangunan gedung tahap I dan melanjutkan ke tahap II.
- Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mulai membangun pada Desember 2025.
- SMA Taruna Nusantara, ditargetkan selesai Desember 2025 dengan kapasitas 300 siswa.
- Australian Independent School, memulai konstruksi pada awal 2026.
- RS Abdi Waluyo, ditargetkan selesai Desember 2025 dengan kapasitas 400 tempat tidur.
2. Sektor Hunian dan Residensial
PT Pakubuwono Mandiri Investama membangun apartemen hunian untuk staf embassy.
Pembangunan dijadwalkan mulai Juli 2026 dan rampung Juli 2028.
- Sektor Komersial
Sejumlah proyek komersial siap dibangun:
- Pakuwon Mall, konstruksi dimulai Maret 2026, beroperasi 2030.
- Kawasan restoran KAU 123 Nusantara, mulai Desember 2025.
- Teras Hutan Kota IKN by Plataran, Desember 2025.
- Arena Gourmet Resto, Januari 2026.
- Maxi Supermarket dan Café, Desember 2025.
- Hotel Jambuluwuk, Januari 2026.
- D’Prima Hotel Nusantara, April 2026.
- Pembangunan kantor dan plaza komersial terpadu, Januari 2026.
- Bluebird Group membangun Park n Ride dan Depo pada Desember 2025.
4. Sektor Perbankan
Bank-bank nasional turut menyiapkan infrastruktur layanan di IKN:
- BRI, pembangunan kantor mulai Januari 2026.
- Bank Mandiri, kantor cabang dan layanan prioritas mulai kuartal II 2026.
— BCA, BNI, BTN, serta BPD Kaltim Kaltara membangun kantor cabang pada tahun 2026.
5. Sektor Pergudangan
SUN Hub memulai pembangunan kompleks pergudangan pada Januari 2026.
Dengan masuknya investor besar lintas sektor ini, pembangunan IKN diperkirakan akan berjalan semakin cepat dan terarah. Kehadiran dana non-APBN yang mencapai ratusan triliun rupiah menegaskan posisi IKN sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang strategis bagi masa depan Indonesia. (Bajare007). (Bajare007).





