25.3 C
Singkawang
More
    BerandaBeritaKenali Lebih Dini Saat Virus Covid-19 Bersarang Di Dalam Tubuh

    Kenali Lebih Dini Saat Virus Covid-19 Bersarang Di Dalam Tubuh

    Hati-hati Jangan Tunggu Hari Ke Tujuh Saat Demam Tinggi Baru Diobati Biasanya Gagal Penanganan Dan Meninggal.

    Jakarta, detikborneo.com -Sakit karena virus covid-19 adalah penyakit yang paling cepat menyebar dan jika kalah cepat dalam mengantisifasi serta lamabat mengetahui di dalam tubuh sudah bersarang virus yang mematikan ini akan menjadi penyesalan kita seumur hidup.

    Virus covid-19 jangan sampai kita anggap virus biasa dan angap sakit karena masuk angin karena jika sudah terpapar penangan harus cepat diatasi dan exstra cepat pengobatannya.

    Berikut cara dini mengenali covid-19 saat sudah bersarang didalam tubuh.

    Kenali lebih awal mulai hari ke1 masuknya virus ke dalam tubuh, agar parahnya sakit bisa dicegah. Gejala demam tinggi baru muncul di hari ke 8, dimana virus sudah berhasil berkembang, merusak dan merasuk luas di dalam tubuh. Tingkatkan daya tahan tubuh sebelum virus berhasil menghancurkan kita.

    Perhatikan keadaan diri kita sejak kemungkinan mulai terpapar, yaitu sebagai berikut :

    Hari ke 1- 3 :
    • Hanya seperti masuk angin ringan.
    • Makan minum masih normal.
    • Tenggorokan hanya sedikit sakit.

    Hari ke 4 :
    • Sakit kepala ringan.
    • Badan sedikit anget, sekitar 36.5°C.
    • Sakit tenggorokan ringan.
    • Suara mulai serak.
    • Selera makan mulai terganggu.
    • Indera Perasa/Pengecap “hilang”
    • Indera penciuman juga menghilang.
    • Sedikit diare ringan.

    Hari ke 5 :
    • Sakit tenggorokan.
    • Suara serak.
    • Badan mulai terasa meriang.
    • Temperatur sekitar 36.5 – 36.7 °C.
    • Badan terasa lelah, cape, sakit.
    • Jari² dan persendian terasa sakit.

    Hari ke 6 :
    • Mulai demam ringan sekitar 37°C.
    • Batuk kering atau sedikit berlendir.
    • Sesekali terasa susah bernapas.
    • Sakit Tenggorokan ketika bicara.
    • Sakit waktu makan dan menelan.
    • Mual dan mungkin muntah.
    • Ada diare.

    Hari ke 7 :
    • Demam agak tinggi 37.4 – 37.8 °C.
    • Batuk lebih banyak dan berdahak.
    • Napas pendek² dan tetap.
    • Kepala sakit kepala dan berat.
    • Nyeri² seluruh tubuh.
    • Diare bertambah.

    Hari ke 8 :
    • Demam tinggi 38°C atau lebih.
    • Sulit bernapas, dada terasa berat.
    • Sakit kepala, punggung dan sendi².
    • Batuk terus menerus.
    • Sulit berbicara, seperti bisu.

    Hari ke 9 :
    • Semua gejala tidak berubah.
    • Batuk bertambah parah.
    • Demam tak menentu, tak teratur.
    • Napas bertambah Sulit.
    • Pencegahan sudah tak mungkin.
    • Harus segera ditolong intensif.

    Bila waspada di hari ke 1-3 tingkatkan daya tahan tubuh, minum vitamin² C, D, E serta sedia panadol (parasetamol),Madu + jeruk nipis, mungkin penyakit ini dapat dihalau untuk berakhir sebelum parah dan kesembuhan boleh didapatkan.

    Gejala hari ke 1-3 sangat² ringan dan sering terabaikan tak terdeteksi.
    Mungkin hari ke 4 baru mulai curiga. Cepat isolasi mandiri, banyak minum air hangat atau jamu²an juga boleh. Berjemur diri, banyak cuci tangan, cuci muka, ganti baju. Makan makanan yang bergizi dan minum vitamin-vitamin.

    Poto: Lawadi Nusah satu keluarga sembuh dari virus corona

    Terapi Minum Air Hangat 2-3 Liter Perhari Sangat Membantu Mengurangi Pengentalan Darah Dalam Tubuh

    Saat sakit covid-19 semua organ didalam tubuh dikacaukan oleh virus mematikan ini, tidak ada nafsu makan terasa kenyang dan tidak merasa harus, hati-hati jika kita tidak makan dan minum akan cepat menuju proses kematian. Jika kena covid-19 jangan manja berjuang trus dengan hati yang gembira dan bersukacita karena ini yang dapat melawannya. Ketika hati kita gembira produksi Daya Imun akan meningkat. Jangan sampai cengeng dan marah-marah menurut para pakar ketika kita marah 5 menit daya imun tidak beraktifitas selama enam Jam. berikut terapi yang dilakukan mudahan bisa menjadi alternatif pengobatan yang pernah dilakuan Lawadi Nusah saat satu keluarga terkena covid-19 pada tanggal 29 Juni 2021 dan saat melakukan isoman:

    Terapi pertama: Untuk mengantisifasi keadaan ini supaya bisa cepat sembuh upayakan untuk minum air hangat 2-3 liter perhari. Jika ada boleh juga air kesehatan LW8 ini sangat membantu dari banyak pengalaman yang terapi air kesehatan ini sembuh saat mengikuti terapi minum air hangatnya.

    Terapi kedua: Saat sakit tidak ada nafsu makan dan akan terasa mual-mual Ingat wajib untuk makan , jika tidak bisa makan nasi, makan buah-buahan, telur, daging. Makan apa saja yang bisa anda konsumsi.

    Terapi ketiga: Terapi uap minyak kayu putih 2-3 kali sehari membantu melancarkan pernafasan tidak disarankan jika sudah parah karena akan terasa sesak dan susah untuk bernafas.

    Terapi keempat: Upayakan berjemur setiap hari pada jam 10.00 selama 15 menit untuk memproduksi vitamin D dalam tubuh.

    Terapi ke lima: Sering-sering dengar lagu rohani dan renungan firman Tuhan sesuai dengan keyakinan masing-masing.

    Terapi ke enam: Banyak minum vitamin-vitamin dan jika ada obat dokter upayakan dihabiskan jangan ada yang tersisa kecuali sudah merasa baikan.

    Terapi ketujuh: Setiap hari upayakan jangan marah tetap tenang dan bersukacita, semangat dari dalam tubuh akan cepat membantu proses kesembuhan.

    Selamat bersikap dan waspada. Tetap tenang namun bijak. Hindari kemungkinan terpapar sebisa mungkin. Semoga berhasil “berperang” melawan covid dan semoga kita tetap sehat.

    Harap Perhatikan Perbedaannya (Supaya tidak berprasangka buruk)

    Batuk kering + Bersin + Nyeri tubuh + Kelemahan + Demam tinggi + Kesulitan bernapas + Hilangnya indra pengecap dan perasa = Corona virus.

    Berikut cara mengenalinya suapaya cepat untuk penanganan untuk penyembuhan dari corona virus.

    1. Batuk kering + Bersin = Polusi udara.
    2. Batuk + Lendir + Bersin + Pilek = Pilek biasa.
    3. Batuk + Lendir + Bersin + Pilek + Sakit tubuh + Kelemahan + Demam ringan = Flu.
    4. Batuk kering + Bersin + Nyeri tubuh + Kelemahan + Demam tinggi + Kesulitan bernapas + Hilangnya indra pengecap dan perasa = Corona virus.

    Sumber:Departemen patologi AIIMS, Dinas Kesehatan (bajare007).


    latest articles

    explore more

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini