24.9 C
Singkawang
More
    BerandaBeritaDavid Warga Asal Kab Landak Tewas Dihujam Sajam Oleh Pratu J Di...

    David Warga Asal Kab Landak Tewas Dihujam Sajam Oleh Pratu J Di Senen Jakarta Pusat

    Jakarta, detikborneo.com – Nasib malang dialami oleh David (23) asal Desa Pawis Kecamatan Jelimpo kabupaten Landak Kalimantan Barat kejadian, informasi di wa group warga Dayak Jakarta kronologis telah meninggal bersimbah darah di tikam senjata tajam di trotoar Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat pada hari kamis (8/6/2023) diterima informasi oleh Lawadi Nusah Sekum Dewan Adat Dayak (DAD) DKI Jakarta sudah pukul 20.00 WIB dari Gunawan yang dikonfirmasi oleh P Laong Kepala Desa Pawis.

    Saat dikonfirmasi oleh Lawadi Nusah akan kebenaran info ini dibenarkan oleh Pak Kades dan masih belum tahu persis kejadiannya karena masih perjalanan di Pontianak, mohon waktu besok ucapnya.

    Dihimpun dari media Pos Kota, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Komarudin membenarkan penemuan pria tergeletak bersimbah darah itu.

    “Iya benar. Ditemukan tadi pagi jam 6. Kebetulan Patroli di Senen sedang bertugas melihat ada ramai-ramai. Ada orang yang sudah bersimbah darah dan ternyata di sana ada rekannya. Dari pengakuan rekannya ada terlibat perkelahian dengan seseorang yang sebelumnya mereka ketahui berawal dari kelompok ini 5-6 orang ini nongkrong di Kota Tua,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis.

    Dari hasil penyelidikan, penusukan bermula ketika pelaku dan teman-temannya menyewa sound system korban. Mereka lalu nyanyi-nyanyi sampai larut lagi dan korban menegur lalu menyuruh membayar sewa sound system.

    “Kemudian ditagih uang sewa oleh korban, terus salah satu pelaku ambil dulu di ATM. Kemudian mereka sama-sama naik motor ke ATM diikuti oleh korban, diikuti sampai Kramat Raya di TKP. Sampai di TKP, disalip korban ditanyakan ‘sudah banyak ATM di lewati kok nggak berhenti berhenti’. Habis itu terjadi cekcok kemudian ditusuk,” paparnya.

    Terduga pelaku penusukan diduga merupakan anggota TNI AD. Hal tersebut berdasarkan identitas yang didapat Kepolisian.

    Komarudin mengatakan, antara pelaku dan korban tidak memiliki hubungan saudara atau pertemanan, namun hanya sebatas kenal karena pelaku dan teman-temannya suka nongkrong di Kawasan Kota Tua.

    “Habis itu katanya kan itu (sound system) disewakan, habis itu selesai bubar nah ini pelaku tidak bayar uang sewa ditagih sama korban, pelaku bilang ambil dulu di ATM diikuti nah sampai dengan Senen, jadi tkpnya itu pertemuan awalnya di Kota Tua diikuti sampai Senen dan jadilah di Senen,” ungkapnya.

    Lanjut Komarudin, pelaku diketahui berinisial J berpangkat Pratu. Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus penusukan tersebut.

    “Saat ini barang bukti masih dicari karena menurut pengakuan pelaku dibuang di jalan, masih dicari dan kalau luka di korban itu di dada sebelah kanan ya nanti apa yang menyebabkan itu jenis senjata apa yang menusuk itu nanti hasil otopsi,” pungkasnya.

    Pukul 11.00 siang oknum pelaku telah ditangkap atas Kartu anggota TNI AD di jok motor yang ditinggal Pelaku melarikan diri dan sudah diamankan pihak Pomdam Jaya Guntur.

    Jenazah almarhum masih disimpan diruang mayat RSCM untuk diotopsi pihak porensik Polri. (Sumber: Pandi Pos Kota / Tribun/ Bajare007).

    latest articles

    explore more

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini