Home / Uncategorized / dr. Joel Willy Ken Dokter Dayak Pahlawan Covid Yang Terlupakan

dr. Joel Willy Ken Dokter Dayak Pahlawan Covid Yang Terlupakan

dr. Joel Willy Ken Dokter Dayak Pahlawan Covid Yang Terlupakan

Jakarta, detikborneo.com – Mungkin belum banyak yang mengetahui pejuang covid-19 bagian kesehatan menjadi garda terdepan ada Tokoh Dayak dr. Joel Willy Ken yang berprofesi sebagai dokter meninggal akibat covid-19 pada tanggal 3 Februari 2021 di RS EMC Sentul Bogor Jawa Barat.

Joel Willy Ken adalah asli putra Dayak Mualang dari Kabupaten Sekadau Kalimantan Barat lahir di Belitang pada tanggal 8 Desember 1952.

Menempuh pendidikan fakultas kedokteran Universitas Kristen Indonesia. Pengalaman sebagai program pediatric residency di Children Medical Center Quezon City Metro Manila Filipina menghantarkan dr. Joel Willy Ken menjadi pimpinan tertinggi Rumah Sakit Misi Serukam Kabupaten Bengkayang Kalimantan Barat.

Anak pertama dari delapan bersaudara pasangan Ros Amir dan Lamban ini menjadi kebanggaan keluarga dan masyarakat Dayak bahwa jika diberi kesempatan serta ada pembiayaan kita juga mampu berkompetisi dengan suku-suku lain.

Tahun 1996 setelah hijrah ke Jakarta Joel Willy Ken ikut berkiprah tetap dibidang kesehatan dibeberapa rumah sakit dan klinik.

Saat ajal memanggil dr. Joel Willy Ken tercatat masih bekerja dirumah sakit Medistra dengan meninggalkan dua orang cucu, dua orang anak dari sang istri tercinta Inne.

Wendel Ken putra sulung Joel Willy Ken juga berprofesi sama dengan sang ayah sebagai dokter rumah sakit EMC Bogor.

Saat ini pandemi covid-19 sudah menjadi epidemi akankah perjuangan kemanusiaan almarhum dr. Joel Willy Ken sebagai tenaga kesehatan menjadi ujung tombak penanganan covid-19 di nobatkan sebagai salah satu pahlawan?

Sepertinya belum ada informasi resmi dari pemerintah dan instansi terkait atas pengorbanan dan jasa para pejuang covid-19 ini akan dinobatkan sebagai pahlawan Nasional layaknya seperti para pendahulu kita dinegeri ini ikut berjuang dihargai atas dedikasinya diangkat sebagai Pahlawan Nasional, ujar Budi Ken adik bungsu almarhum saat dikonfirmasi.

Budi Ken yang berprofesi sebagai tenaga analis kesehatan di Rumah Sakit Umum Pemda Kabupaten Bengkayang mengharapkan pemerintah berlaku adil terhadap para pejuang covid-19, ucapnya.

Muderus tenaga perawat teman sama-sama dengan almarhum saat dirumah sakit misi RS. Bethesda Serukam menilai dr. Joel Willy Ken adalah dokter yang ramah dan rendah hati untuk melayani para pasien juga selalu mengandalkan Tuhan Yesus sebagai imannya, pungkasnya.

Beliau sangat layak jika diusulkan juga oleh ormas Dayak seperti Majelis Adat Dayak Nasional (MADN), Dewan Adat Dayak (DAD), Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (ICDN) serat ormas-ormas lainnya agar dr. Joel Willy Ken agar dicalonkan sebagai pahlawan Nasional karena sudah terbukti usahanya untuk membantu pemerintah menangani pandemi covid-19 hingga menjadi korban dan wafat usia 68 tahun, kata Muderus. (Bajare007).

About Admin

Check Also

Penutupan Tempat Ibadah GKPS Purwakarta Dikarenakan Tak Berijin

Purwakarta, detikborneo,com -Penutupan tempat ibadah jelang tahun politik makin masiv setelah terjadi di Lampung, Lumajang …

Keren Alue Dohong Akan Memfasilitasi Anggota TBBR Menjadi Bagian Penjaga Hutan Di Kementerian LHK

Toho Kab Mempawah, detikborneo.com – Peringatan Hari Ulang Tahun Keramat Patih Patinggi yang dilaksanakan dari …

Dua Maestro Dayak, Bidang Musik Sape Dan Gitar Memeriahkan Hari Musik Nasional 2023 Di Jakarta

Poto: Fery Sape, Lawadi Nusah (Sekum DAD DKI Jakarta) Dan Eet Sjahranie Jakarta, detikborneo.com -Hari …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *