26.5 C
Singkawang
More
    BerandaUncategorizedWilly Midel Yoseph: "ICDN Wajib Punya Bank Data Profesi Tokoh Dayak Aktif...

    Willy Midel Yoseph: “ICDN Wajib Punya Bank Data Profesi Tokoh Dayak Aktif Di TNI, Polri, PNS dan Usahawan.”

    Rapimnas ICDN KE 2 Di Kota Palangkaraya

    Willy Midel Yoseph: ICDN Wajib Punya Bank Data Profesi Tokoh Dayak Aktif Di TNI, Polri, PNS dan Usahawan.

    Palangkaraya, detikborneo.com – Rapat Pimpinan Nasional II Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (ICDN) yang dilaksanakan pada pada hari Sabtu (22/01/22) di Betang Duhup Haduhup jam 19.00 WIB.

    Tampak hadir dalam Rapimnas II ICDN, Dr. Adrianus Asia Sidot, M.Si Anggota DPR RI Komisi X yang juga menjabat sebagai Ketua DPD ICDN Provinsi Kalimantan Barat, Dr. Frederik Bid Ketua DPD ICDN Kalimantan Timur, Prof. Dr. Adri Paton Sekum DPD ICDN Kalimantan Utara, Kinurung Maleh, D.Th ketua DPD ICDN Kalimantan Selatan dan Tuan Rumah Dr Aswin Usup, M.Sc Ketua DPD ICDN Kalimantan Tengah. Sedangkan Ketua DPD ICDN DKI Jakarta Brigjen Pol.(P). Drs. H. Damianus Jackie berhalangan hadir karena masih tahap pemulihan kesehatan pasca operasi diwakilkan oleh Lawadi Nusah, S.Pd Selaku sekretaris DPD ICDN DKI Jakarta.

    Dr.Andersius Namsi Wakil Presiden Internal MADN

    Tampak hadir juga Dr. Andersius Namsi, Ph.D Wakil Presiden Bidang Internal Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) menyampaikan ucapan Selamat Hari Ulang Tahun Ke-3 ICDN dan Mengapresiasi ICDN yang cepat bergerak mengumpulkan para Cendekiawan Dayak menjadi organisasi masyarakat yang dapat dirasakan manfaatnya berharap ormas Cendekia Dayak dan Intelektual Dayak kompak bergabung menjadi satu agar usulan dan masukkan tidak banyak ormas yang menyampaikan, karena akan membingungkan pemerintah mau pilih yang mana. Tutur Namsi.

    Dalam agenda Rapat masing-masing wilayah menyampaikan program kerja dan usulan kepada Willy Midel Yoseph selaku Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional ICDN.

    Dr. Adrianus Asia Sidot, M.Si Ketua ICDN DPD KALBAR

    Setelah itu dilanjutkan Seminar Singkat yang disampaikan oleh dua pemateri. Pertama oleh Munawir Arifin yang merupakan mantan dan senior di Badan Statistik Nasional dan pemateri kedua Dr. Adrianus Asia Sidot menyampaikan untuk mengawal Ibu Kota Nusantara Cendekiawan Dayak Wajib terlibat secara langsung sebagai bagian dari Struktur dan diluar struktur agar pembangunan Ibu Kota Nusantara tetap berjalan sesuai rencana. Dalam dunia pendidikan meski agak Terlambat ICDN wajib memiliki Yayasan untuk mengumpulkan donasi dari anggota Pengurus ICDN, Pemerintah dan CSR pihak swasta dalam dan luar negeri sebagai Dana Abadi untuk beasiswa disalurkan kepada anak asal Kalimantan yang berprestasi sehingga kelak Cendekiawan Dayak makin banyak dan dapat bersaing dengan yang lain, tutur Adrianus.

    Rapat pimpinan nasionaln ke dua ICDN yang dilaksanakan secara hybrid (tatap muka dan online via zoom meeting) sepakat diakhiri jam 23.00 WIB.

    Menutup agenda Rapimnas Ke II ICDN Willy Midel Yoseph menyampaikan rangkuman hasil Rapimnas:

    1. Kepada semua pengurus ICDN di Provinsi dan Kabupaten agar segera mendaftarkan legalitasnya di Kesbangpol.
    2. Mendata semua Cendekiawan Dayak apa saja Profesi nya ditiap wilayah supaya dapat menjadi Bank Data ICDN.
    3. Segera mungkin membuat website: www.icdncendekiawandayak.org sebagai sarana informasi dan publikasi terkait kegiatan ICDN supaya dapat diakses bebas.
    4. DPN ICDN mengucapkan terima kasih atas penetapan Ibu Kota Nusantara di Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara Provinsi Kalimantan Timur dan ikut serta mengawalnya.
    5. DPN ICDN akan bersilaturahmi dengan Bapak Presiden Joko Widodo agar Usulan Dapat diterima langsung.
    6. Hutan Adat di Tumbang Anoi segera direalisasi dan mengusulkan Napak Tilas ke 2 (dua) Tahun 2024 dan mengharapkan akses transportasi jalannya segera diperbaiki pihak Kabupaten Gunung Mas dan Provinisi Kalimantan Tengah.

    Demikian hasil kesimpulan ini dan menjadi keputusan yang wajib dilaksanakan oleh semua anggota dan pengurus ICDN, kata Willy. ( Bajare007)

    latest articles

    explore more

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini