
Jakarta, detikborneo.com – Perayaan Natal Bersama Warga Dayak Jakarta berlangsung khidmat dan penuh sukacita di Gedung Kenanga Senen, Aula Gereja GSJA CWS, Sabtu (31/1/2026). Sekitar 500 warga Dayak hadir mengenakan atribut budaya khas, memadati lokasi ibadah dan perayaan.
Meski sebelumnya panitia menargetkan kehadiran hingga seribu orang, kondisi cuaca ekstrem serta banjir di sejumlah wilayah Jakarta dan sekitarnya tidak menyurutkan antusiasme warga Dayak Jabodetabek untuk tetap merayakan Natal bersama para tokoh adat, agama, dan organisasi Dayak.
- Baca juga: Rano Karno Tantang 1.000 Budayawan Dayak Tampil di Bundaran HI: Jakarta Kota Global untuk Semua Suku
Sejumlah tokoh nasional dan daerah turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Dr. Drs. Marthin Billa, MM (Presiden Majelis Adat Dayak Nasional/MADN), Dr. Ir. Willy Midel Yoseph (Ketua Umum DPN ICDN), Nyelong Inga Simon (Ketua Umum Lembaga Perempuan Dayak Nasional/LPDN), Yulius Aho (Bendahara Umum DPN ICDN), Dr. Perdi Midel Yoseph (Ketua Harian DPN ICDN), Martinus Beltra (Ketua Harian DPW ICDN Kalimantan Barat), Maria Goreti (Anggota DPD RI Dapil Kalimantan Barat) dan Benny Matriksa Ketua DPW ICDN DKI Jakarta yang baru saja dikukuhkan di Balai Kota Aula Balai Agung pemperov DKI Jakarta serta Dr. Abriantinus, S.H., M.A. Ketua DAD Kota Balikpapan.

Acara dimulai pukul 15.00 WIB dengan ibadah Natal yang dipimpin oleh Pdt. Sugiat, M.Th., M.Pd., tokoh Dayak asal Serimbu, Kabupaten Landak, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Pembimas Kristen Protestan Kabupaten Bogor.
Mengusung Tema Natal Nasional: “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”, Pdt. Sugiat menyampaikan firman Tuhan yang diambil dari Matius 1:21–24. Ia menekankan bahwa kelahiran Yesus Kristus merupakan tanda kehadiran Allah bagi manusia dan bukti nyata karya keselamatan.
“Dalam konteks keluarga Kristen, firman ini mengajarkan pentingnya menjaga keutuhan keluarga, melawan keinginan daging, serta membangun hubungan yang harmonis. Ada empat pesan utama, yakni penyelamatan Allah bagi manusia, penggenapan nubuat para nabi, penyertaan Tuhan dalam keluarga, dan ketaatan kepada Allah sebagai sumber berkat,” ungkap Pdt. Sugiat.
Sementara itu, Dr. Drs. Marthin Billa, MM, Presiden MADN yang juga Anggota DPD RI, menyampaikan bahwa perayaan Natal Dayak di Jakarta menjadi momentum penting dalam mempererat persaudaraan dan persatuan warga Dayak di perantauan.

“Perayaan Natal ini menjadi tali pengikat persaudaraan warga Dayak Jabodetabek. Kita harus memiliki kekuatan lahir, batin, dan iman. Keluarga Dayak harus kuat dan bersatu untuk melahirkan kedamaian dan kasih. Nilai kasih Kristus harus hadir dalam keluarga, masyarakat, dan kehidupan berbangsa,” tegasnya.
Hal senada disampaikan Ketua Panitia Kolonel (K), Caj. Dr. Gaudensia Diana yang masih aktif di Lemhannas RI dan Tamunan Kiting, S.E., M.M., Ketua Umum Dewan Adat Dayak (DAD) DKI Jakarta. Ia mengapresiasi seluruh organisasi Dayak yang terlibat serta pihak sponsor yang telah mendukung penuh terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh organisasi warga Dayak Jabodetabek. Dalam waktu dekat, DAD DKI Jakarta juga akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda). Dengan hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN), budaya Dayak semakin dikenal luas. Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Oso Group dan Bank Kalbar sebagai sponsor utama, serta semua pihak yang telah berkontribusi,” pungkasnya.
Perayaan Natal Dayak Jakarta 2026 ini menjadi bukti nyata bahwa nilai iman, budaya, dan persatuan tetap terjaga dan hidup di tengah keberagaman Ibu Kota.
Acara ditutup dengan pembagian souvenir kepada para tokoh dan sponsor, yang diserahkan oleh Lawadi Nusah, Sekretaris Umum Dewan Adat Dayak (DAD) DKI Jakarta, dan dilanjutkan dengan doa makan bersama. (Bajare007)






