
Sanggau, detikborneo.com – Puluhan tahun hidup tanpa aliran listrik negara, warga Dusun Segok–Sebaboy, Desa Sebuduh, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat, terus menyuarakan keluhan mereka. Hingga tahun 2025, dusun tersebut masih belum tersentuh jaringan listrik dari PLN, meskipun pengajuan telah dilakukan sejak lama.
Salah satu warga, Medi, mengatakan masyarakat sudah terlalu lama menunggu kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan dasar berupa listrik.
“Sudah puluhan tahun kami tidak menikmati listrik negara. Indonesia sudah merdeka lama, tapi kami belum merasakan kemerdekaan yang sebenarnya. Negara jangan menutup mata,” ujar Medi.

Keluhan senada juga disampaikan warga lainnya, Paulus. Ia mengungkapkan bahwa pengajuan pemasangan listrik telah dilakukan sejak tahun 2004 dan terus diperbarui hingga tahun 2025. Namun hingga kini, tidak pernah ada jawaban resmi dari pihak PLN.
“Pengajuan kami sejak tahun 2004 sampai sekarang 2025 belum pernah ada jawaban dari pihak PLN. Proposal sudah lama kami buat dan selalu kami perbarui, tapi sampai sekarang tetap tidak ada kejelasan,” kata Paulus.
Menurut Paulus, selama ini warga hanya mengandalkan penerangan seadanya, seperti lampu tenaga surya, untuk kebutuhan sehari-hari. “Kami masih hidup tanpa listrik negara. Malam hari hanya mengandalkan lampu tenaga surya. Padahal jarak dusun kami dari jalan raya hanya sekitar enam kilometer,” ungkapnya.
Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan lemahnya perhatian pemerintah terhadap masyarakat di wilayahnya.“Harapan kami kepada kepala pemerintahan daerah dan pemerintah pusat agar benar-benar memberi perhatian. Menurut saya, kalau kondisi seperti ini terus dibiarkan, berarti pemerintah gagal,” tegas Paulus.
Ketiadaan listrik berdampak besar terhadap kehidupan masyarakat, terutama anak-anak yang masih bersekolah. Tanpa penerangan memadai, aktivitas belajar di malam hari menjadi sangat terbatas.Warga Dusun Segok–Sebaboy berharap Pemerintah Kabupaten Sanggau, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, hingga Pemerintah Pusat segera mengambil langkah konkret agar listrik negara dapat segera masuk ke wilayah mereka.
Mereka menegaskan bahwa sebagai warga NKRI, sudah sepatutnya memperoleh hak yang sama dalam menikmati fasilitas dasar negara.Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PLN maupun pemerintah daerah terkait tindak lanjut pengajuan pemasangan listrik di Dusun Segok–Sebaboy. Pewarta : Rinto Andreas





