Home / Berita / Upaya Nyata Pesantren dalam Mewujudkan Kemandirian Umat

Upaya Nyata Pesantren dalam Mewujudkan Kemandirian Umat

Jakarta, detikborneo.com – Jika biasanya perayaan milad pondok pesantren digelar pengajian, berbeda dengan pesantren ini yang menggelar seminar nasional dan membentangkan bendera merah putih sepanjang 1000 meter.

Alih-alih menggelar pengajian, yayasan majelis rajeg berkah pengelola Pondok Pesantren Technopreneur As-Shofa di Rajeg, Tangerang, Banten yang diasuh oleh Gus Nur Rohman justru malah menggelar Seminar Nasional dengan tema “ Akselerasi Peran Strategis Pesantren dalam Mewujudkan Kemandirian Umat ”, pada Sabtu, 09 Desember 2023 pukul 13.00 – 17.00 WIB.

BACA JUGA : Polres Singkawang Ringkus 3 Pelaku Pencurian Rumah di Gang Gusti Abidin

“ Dalam milad ke-5 pondok pesantren Technopreneur As-Shofa ini kami mengajak masyarakat untuk berdiskusi dalam seminar. Kita tahu bahwa pesantren itu kuat di dalam pendidikan agama atau religi tapi lemah didalam ekonomi, pesantren tidak hanya menjadi tempat untuk mendidik generasi muda untuk menjadi paham tentang agama tapi juga bertanggung jawab dalam pemberdayaan dan kemandirian masyarakat,” ungkap Gus Nur Rohman.

Acara tersebut menghadirkan sejumlah narasumber yakni Gus Syauqi Ma’ruf Amin selaku Pengasuh Pesantren Annawawi Tanara (Putra Wakil Presiden Ma’ruf Amin), Dr. H. Lukmanul Hakim, M. Si. selaku Staf Khusus Wakil Presiden RI, Ir. Indah Megahwati, MP. selaku Direktur Pembiayaan Pertanian Kementan RI. Moderator acara ini Prof. Ir. Supiyat Nasir, BBA

“ Biasanya pesantren kalau milad mengadakan pengajian, tapi kali ini kita menggelar seminar nasional dan membentangkan bendera merah putih 1000 meter. Kita ingin kecintaan kita terhadap Indonesia ini terus terjaga. Termasuk menjaga pangan kita tetap aman, ” pungkas Gus Nur Rohman selaku pengasuh pp technopreneur as-shofa.

“ Pesantren menjadi pusat kolaborasi, berkomunikasi, bergerak bersama masyarakat. Kita perlu membangun komunikasi yang baik dan saling menguatkan. Kompetensi dan sdm pesantren sangat berlimpah tapi belum termanfaatkan dengan baik dan sistematis terarah untuk kemajuan bersama,” ujar Gus Shauqi Ma’ruf Amin dalam paparannya.

Lebih lanjut Gus Shauqi menyampaikan pentingnya untuk saling menguatkan diantara semua unsur masyarakat. Sehingga bisa belajar dari tokoh ulama terdahulu yang berkumpul, bersinergi membangun negeri sehingga menjadi lebih kokoh.

“ Selamat untuk pondok pesantren technopreneur as-shofa merayakan miladnya ke-5 semoga terus berkembang membawa kemajuan bangsa dan umat,” pungkas Gus Shauqi. (Is/Rd)

FlexSlider

 

detikborneo

About detikborneo

Check Also

Sikapi Aliran Baru Kekristenan Pewarna Gelar Diskusi Terbatas Menghadirkan Pdt. Martin L Sinaga

Sikapi Aliran Baru Kekristenan Pewarna Gelar Diskusi Terbatas Menghadirkan Pdt. Martin L Sinaga Jakarta, detikborneo.com …

Pameran Budaya Kuping Panjang Wanita Dayak Di Belanda Terlaksana Sukses, Pj Gubernur Kaltim Apresiasi Panitia

Pameran Budaya Kuping Panjang Wanita Dayak Di Belanda Terlaksana Sukses, Pj Gubernur Kaltim Apresiasi Panitia …

Menteri ATR: OIKN Segera Tuntaskan Lahan 2.086 Ha di IKN

Jakarta, detikborneo.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/ BPN) Agus …

3 comments

  1. Hello there! This article could not be written any better!
    Going through this post reminds me of my previous roommate!
    He always kept talking about this. I most certainly will forward this post to him.
    Fairly certain he’ll have a good read. Thanks for sharing!

  2. Yes! Finally something about porn videos.

  3. Do you have a spam issue on this website; I also am a blogger,
    and I was wondering your situation; many of us have
    developed some nice methods and we are looking to swap strategies with others, be sure
    to shoot me an email if interested.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *