
Jakarta, detikborneo.com – Nama Sulianto Indria Putra populer di jagat maya. Akun Instagram pribadi influencer ini diikuti hampir 100 ribu orang. Pekan ini, Sulianto Indria Putra jadi pemberitaan media massa karena jadi trader muda, sukses, dan kaya raya di usia 18 tahun.
Nalurinya dalam berinvestasi mulai terasah sejak usia 14 tahun. Ini bermula dari hobi Sulianto Indria Putra menjual jasa design feed Instagram, menawarkan jasa jual mata uang dan jadi kreator konten gim daring.
“Ya semacam agensi gitu. Tapi dulu aku enggak tahu itu namanya agensi. Dulu urus design post Instagram orang. Fee-nya 1 post bisa 100 sampai 200 ribu. Penghasilannya total bisa 15 juta,” kata Sulianto Indria Putra.

Orang tua menyarankannya untuk memasukkan penghasilan itu untuk investasi saham. Sulianto Indria Putra belajar dan berani investasi dari nominal Rp3,2 juta rupiah. Sukses ini mengajarkannya untuk tak gampang menyerah dan tidak mudah FOMO.
Pertama, sukses ini didapat bukan tanpa tantangan. Sulianto Indria Putra mengenang momen pinjam uang Rp47 juta ke orang tua untuk trading tapi kalah. Berkaca pada kegagalan, ia belajar cari source of income terlebih dahulu sebelum mulai investasi.
“Jangan kebalik soalnya generasi Gen Z sekarang kebalik. Investasi dari hasil uang jajan dulu baru cari duit,” ulasnya. “(Lalu) jangan kemakan FOMO saat ngelihat orang lain sukses. Belajar untuk realistis dan tiap orang ada jalan serta waktunya masing-masing,” urainya.
Punya banyak pengikut di Instagram, Sulianto Indria Putra tak keberatan dijuluki influencer. “Tahun ini saya memang ingin memberi influence ke banyak orang agar lebih wise berinvestasi dan realistis. Serta grow portofolio pribadi sampai 100M pertama sebelum umur 20,” Sulianto Indria Putra mengakhiri. (Megi)



